Akarkata.com, Sintang – Komandan Korem 121/Abw, Brigjen TNI Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., M. Han., memimpin secara langsung upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Dandim 1203/Ketapang.
Acara berlangsung di Aula Balai Prajurit Korem 121/Abw, Sintang, Kalimantan Barat, pada Selasa (17/02/2026).

ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam upacara tersebut, Letkol Inf Abu Hanifah menyerahkan jabatan kepada Letkol Inf Zulkarnaen Galib sebagai Dandim baru.
Sertijab ini merupakan bagian dari mekanisme rutin TNI AD yang dilakukan untuk menyegarkan kepemimpinan, meningkatkan kinerja satuan, dan mengembangkan pembinaan karier personel.

Pergantian jabatan di satuan TNI adalah hal biasa, namun tetap memiliki makna strategis bagi kelangsungan program teritorial dan stabilitas wilayah.
Brigjen TNI Purnomosidi memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pejabat lama, Letkol Inf Abu Hanifah, atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdiannya selama menjabat.

Berbagai program pembinaan teritorial dinilai telah berjalan dengan baik, memberikan kontribusi positif terhadap kemanunggalan TNI dan rakyat, serta mendukung hubungan harmonis dengan pemerintah daerah dan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas pengabdian dan kerja keras Letkol Inf Abu Hanifah yang telah menunjukkan kinerja optimal dalam membina satuan, menjaga sinergitas, dan memperkuat kemitraan dengan seluruh komponen masyarakat,” ujar Danrem 121/Abw.


Kepada pejabat baru, Danrem menekankan pentingnya melanjutkan program-program yang telah ada sekaligus menyesuaikan diri dengan tantangan tugas yang semakin kompleks.
Fokus utama diarahkan pada peningkatan profesionalisme Kodim 1203/Ketapang, kesiapan pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP), serta optimalisasi Koperasi Merah Putih sebagai sarana pendukung kesejahteraan anggota dan masyarakat.
Danrem menegaskan bahwa kepemimpinan baru harus mampu membawa Kodim 1203/Ketapang lebih adaptif, responsif terhadap dinamika wilayah, dan tetap memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Profesionalisme, keterbukaan, dan inovasi dalam menjalankan tugas teritorial menjadi kunci keberhasilan Dandim baru.

Acara sertijab berjalan dengan tertib dan dihadiri oleh jajaran pejabat utama Korem 121/Abw, para Dandim dari satuan jajaran, Ketua Persit KCK Koorcab Rem 121 PD XII/Tpr beserta pengurus, dan pejabat terkait lainnya.
Setelah prosesi resmi selesai, dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat kepada pejabat lama dan pejabat baru sebagai bentuk penghormatan dan dukungan terhadap kesinambungan pengabdian TNI AD kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Sertijab Dandim 1203/Ketapang ini juga menjadi momen penting untuk menegaskan komitmen TNI AD dalam menjaga stabilitas wilayah serta mendukung pembangunan nasional melalui program teritorial.
Kegiatan ini mencerminkan bahwa kepemimpinan yang profesional dan kolaboratif mampu meningkatkan kinerja satuan sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat.
Selain itu, Danrem menekankan pentingnya pendekatan humanis kepada masyarakat.
Pejabat baru diharapkan dapat memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga sehingga program-program pembangunan teritorial dapat berjalan efektif.
Keberhasilan Kodim tidak hanya diukur dari kemampuan operasi militer, tetapi juga dari peran aktif dalam pembangunan sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat di wilayah hukum yang dibina.
Dengan adanya sertijab ini, diharapkan Letkol Inf Zulkarnaen Galib dapat memimpin Kodim 1203/Ketapang dengan profesionalisme tinggi, tetap responsif terhadap kebutuhan warga, dan memastikan setiap program teritorial berjalan optimal.
Kepemimpinan baru juga diharapkan membawa inovasi dan semangat baru yang dapat meningkatkan kualitas pembinaan, pengamanan wilayah, serta pelayanan terhadap masyarakat.
Acara diakhiri dengan foto bersama seluruh pejabat, ucapan selamat, dan doa agar pejabat lama maupun baru selalu diberikan kesehatan, kesuksesan, serta kelancaran dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
Sertijab ini menjadi bukti nyata bahwa TNI AD senantiasa menempatkan profesionalisme, loyalitas, dan kemanunggalan dengan rakyat sebagai landasan utama dalam setiap pengambilan keputusan dan tindakan.







