Akarkata.com, Sekadau — Komandan Korem (Danrem) 121/Alambhana Wanawai (Abw), Brigjen TNI Purnomosidi, melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Kodim 1204/Sanggau pada Jumat (20/2/2026).
Kegiatan ini difokuskan untuk meninjau langsung progres pembangunan jembatan di Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau.
Peninjauan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program pembangunan infrastruktur pedesaan yang menjadi prioritas nasional.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Proyek jembatan diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan serta membuka keterisolasian sejumlah wilayah desa.
Setibanya di lokasi, Danrem disambut Dandim 1204/Sanggau Letkol Kav Slamet Purwanto bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat serta tokoh masyarakat.
Dukungan TNI terhadap Pembangunan Desa

Dalam arahannya, Danrem menegaskan bahwa keberadaan TNI tidak hanya berkaitan dengan pertahanan dan keamanan wilayah, tetapi juga berperan dalam membantu percepatan pembangunan daerah.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan aparat teritorial sangat penting untuk menciptakan ketahanan wilayah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia meminta seluruh jajaran satuan di wilayahnya aktif mendukung program pembangunan yang selaras dengan kebijakan nasional, khususnya pembangunan infrastruktur di daerah terpencil.
Kehadiran aparat TNI di lapangan juga diharapkan mampu mempercepat koordinasi antarinstansi serta membantu penyelesaian kendala teknis di lapangan.
Jembatan Jadi Solusi Akses Warga

Dandim 1204/Sanggau menjelaskan bahwa pembangunan jembatan di wilayah Nanga Mahap sangat dibutuhkan masyarakat.
Selama ini, kondisi geografis menjadi tantangan utama bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Pada musim hujan, jalur penyeberangan sering sulit dilalui bahkan berisiko membahayakan keselamatan masyarakat.
Anak-anak sekolah juga mengalami kesulitan menuju fasilitas pendidikan.
Dengan adanya jembatan permanen, mobilitas warga akan jauh lebih aman dan efisien.
Warga tidak lagi harus memutar jauh atau menunggu air surut untuk menyeberang.
Mempermudah Pendidikan dan Pelayanan Publik

Keberadaan infrastruktur penghubung desa memiliki dampak besar terhadap akses layanan dasar.
Salah satu manfaat utama pembangunan jembatan adalah mempermudah anak-anak menuju sekolah.
Selama ini sebagian pelajar harus berjalan jauh atau melewati jalur berbahaya.
Kondisi tersebut berpotensi menghambat kegiatan belajar dan menurunkan tingkat kehadiran siswa.
Selain pendidikan, akses menuju fasilitas kesehatan dan kantor pemerintahan juga akan lebih mudah.
Warga dapat mengurus administrasi maupun mendapatkan layanan medis dengan waktu tempuh yang lebih singkat.
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Lokal

Pembangunan jembatan tidak hanya berdampak sosial, tetapi juga ekonomi.
Akses transportasi yang lebih baik akan memperlancar distribusi barang dan hasil pertanian masyarakat desa.
Petani sebelumnya mengalami kesulitan menjual hasil panen karena biaya angkut tinggi.
Dengan adanya jalur penghubung yang layak, biaya distribusi dapat ditekan dan harga jual hasil bumi menjadi lebih kompetitif.
Aktivitas perdagangan di tingkat desa juga berpotensi meningkat, pedagang dari luar daerah dapat masuk lebih mudah, sementara warga dapat menjangkau pasar dengan waktu lebih cepat.
Hal tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
Sinergi Pemerintah dan TNI
Danrem menekankan pentingnya kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan pembangunan.
Infrastruktur yang telah dibangun perlu dirawat bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Ia juga mengingatkan prajurit agar selalu hadir di tengah masyarakat, membantu menyelesaikan permasalahan, serta menjaga stabilitas wilayah.
Menurutnya, ketahanan wilayah tidak hanya ditentukan oleh keamanan, tetapi juga kesejahteraan masyarakat.
Semakin baik kondisi ekonomi warga, semakin kuat pula stabilitas daerah.
Harapan bagi Masyarakat Sekadau
Kunjungan kerja ini sekaligus menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap wilayah pedesaan.
Pembangunan jembatan di Kecamatan Nanga Mahap diharapkan mampu membuka akses wilayah yang sebelumnya terbatas.
Masyarakat menyambut positif program tersebut karena dinilai sangat membantu aktivitas sehari-hari.
Mereka berharap pembangunan dapat segera selesai sehingga manfaatnya segera dirasakan.
Dengan dukungan TNI dan pemerintah daerah, proyek infrastruktur ini diharapkan berjalan lancar dan tepat waktu.
Kehadiran jembatan nantinya bukan hanya menjadi penghubung fisik antarwilayah, tetapi juga membuka peluang ekonomi, pendidikan, serta pelayanan publik yang lebih baik bagi masyarakat Kabupaten Sekadau.







