Akarkata.com, Mandor, Landak – Minggu malam (19/4/2026), suasana di sebuah warung kayu sederhana di wilayah Kecamatan Mandor awalnya berjalan seperti biasa.
Sejumlah warga tampak duduk santai, bercengkerama, menikmati malam sambil berbagi cerita dan tawa ringan. Tidak ada yang menyangka bahwa malam itu akan berubah menjadi momen yang penuh makna.
Di bawah cahaya lampu yang temaram, warga tampak larut dalam obrolan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagian sibuk memainkan telepon genggam, sementara yang lain menikmati secangkir kopi dan suasana malam yang tenang.
Namun, perlahan suasana berubah ketika langkah kaki personel kepolisian terdengar mendekat.

Sorot mata warga langsung tertuju kepada aparat yang datang. Bukan rasa takut yang muncul, melainkan rasa penasaran.
Dengan sikap tegas namun tetap ramah, personel Polsek Mandor menyapa warga yang sedang berkumpul.
“Minggu malam ini kami juga ingin menyampaikan imbauan kepada warga,” ucap salah seorang petugas dengan nada tenang dan penuh perhatian.
Sapaan sederhana itu membuat suasana menjadi lebih hangat. Percakapan antara polisi dan warga pun mengalir dengan santai.
Tidak ada teguran keras atau kesan mengintimidasi. Sebaliknya, petugas hadir sebagai sahabat masyarakat yang ingin berbagi pesan tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, personel Polsek Mandor memberikan sejumlah imbauan kamtibmas kepada masyarakat.
Warga diminta untuk tetap waspada terhadap berbagai potensi gangguan keamanan yang bisa terjadi pada malam hari.
Petugas mengingatkan agar masyarakat tidak lengah saat meninggalkan rumah, memastikan kendaraan diparkir di tempat yang aman, dan selalu memperhatikan lingkungan sekitar.
Warga juga diajak untuk saling peduli dan tidak ragu menegur atau melaporkan apabila melihat hal-hal yang mencurigakan.
Selain itu, polisi juga mengajak warga agar tidak terlalu larut berkumpul hingga dini hari apabila tidak ada keperluan penting.
Menurut petugas, kewaspadaan perlu terus dijaga agar lingkungan tetap aman dan kondusif.
Kehadiran polisi di tengah masyarakat malam itu mendapat respons positif.
Warga mengaku merasa lebih tenang dan senang karena polisi tidak hanya hadir untuk melakukan pengawasan, tetapi juga mau mendengar dan berbicara langsung dengan masyarakat.
“Biasanya polisi hanya lewat saat patroli, tapi malam ini mereka berhenti dan ngobrol dengan kami. Kami jadi merasa lebih dekat dan lebih aman,” ujar salah seorang warga.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Mandor IPDA Bernadus Didy Kusnadi, S.H., M.H., menyampaikan secara terpisah bahwa patroli malam yang dilakukan personel bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.
“Di saat sebagian orang terlelap, polisi tetap bergerak. Kami hadir untuk memastikan masyarakat merasa aman, sekaligus membangun kedekatan agar tidak ada jarak antara polisi dan warga,” tegas IPDA Bernadus Didy Kusnadi, S.H., M.H.
Kapolsek Mandor menjelaskan, pihaknya tidak ingin polisi hanya dikenal masyarakat ketika terjadi masalah.
Menurutnya, kehadiran polisi yang aktif menyambangi warga justru menjadi langkah penting untuk mencegah potensi gangguan keamanan sejak dini.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama menjaga situasi tetap kondusif, saling peduli, dan tidak ragu melapor jika ada hal mencurigakan,” tambah IPDA Bernadus Didy Kusnadi, S.H., M.H.
Ia menilai bahwa keamanan yang sesungguhnya lahir dari kebersamaan antara polisi dan masyarakat.
Karena itu, komunikasi dan kedekatan perlu terus dibangun agar tercipta rasa saling percaya.
Patroli malam yang dilakukan Polsek Mandor malam itu tidak hanya meninggalkan kesan bagi warga, tetapi juga menghadirkan pesan kuat bahwa negara benar-benar hadir di tengah masyarakat, bahkan di sudut malam yang paling sunyi.
Di balik obrolan sederhana, sapaan hangat, dan secangkir kopi di warung kecil, terjalin sebuah kepercayaan antara polisi dan masyarakat.
Kepercayaan itulah yang menjadi fondasi utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis di wilayah Kecamatan Mandor.











