Akarkata.com, Ketapang, Kalbar – Polres Ketapang melalui personel Samapta bersama piket fungsi bergerak cepat mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran satu unit rumah di kawasan BTN Palm Vista 1 Blok C.29, Jalan Gajah Mada, Desa Kalinilam, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, pada Minggu malam (19/04/2026).
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 19.30 WIB.
Informasi awal diperoleh dari pemilik rumah berinisial N yang menjelaskan bahwa saat kejadian dirinya sedang keluar sebentar menuju apotek.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketika itu, di dalam rumah masih terdapat anggota keluarga lainnya.
Namun, tidak lama setelah kembali ke rumah, pemilik mendapati rumah sudah dalam kondisi terbakar.
Api terlihat membesar di salah satu bagian rumah, sementara anggota keluarga telah berada di luar rumah untuk menyelamatkan diri.
Berdasarkan keterangan sementara, kebakaran menghanguskan satu ruangan kamar utama beserta sejumlah barang berharga yang berada di dalamnya.

Meski demikian, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri sebelum api membesar.
Kerugian materiel akibat kejadian itu masih dalam proses pendataan oleh pihak terkait.
Sementara itu, penyebab pasti kebakaran juga masih dalam penyelidikan.
Setelah menerima laporan dari masyarakat, personel Samapta Polres Ketapang bersama piket fungsi langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal.

Sesampainya di lokasi, petugas segera melakukan pengamanan di sekitar area TKP.
Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk menghindari warga mendekati titik kebakaran yang masih berpotensi membahayakan.
Selain itu, petugas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi agar tidak terjadi kemacetan dan akses menuju lokasi tetap lancar.
Kehadiran personel kepolisian di lokasi mendapat apresiasi dari warga sekitar.
Mereka menilai respon cepat petugas sangat membantu, terutama dalam menjaga situasi tetap aman dan tertib di tengah kepanikan warga.
Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR., melalui Plt Kasi Humas Polres Ketapang IPTU Niftah Alimudin menyampaikan bahwa pihak kepolisian akan terus berupaya maksimal dalam menangani setiap kejadian yang terjadi di wilayah hukumnya.
“Kami mengapresiasi respon cepat anggota di lapangan dalam mengamankan lokasi kebakaran. Saat ini, kami juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran,” ujar IPTU Niftah Alimudin.
Ia menjelaskan bahwa koordinasi dengan instansi terkait sangat penting untuk memastikan penyebab kebakaran dapat diketahui secara pasti.
Dengan demikian, langkah pencegahan dapat dilakukan agar peristiwa serupa tidak terulang kembali.
Selain melakukan penanganan di lokasi, Polres Ketapang juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di lingkungan rumah tinggal.
Menurut IPTU Niftah Alimudin, sebagian besar kebakaran rumah sering kali dipicu oleh kelalaian, seperti instalasi listrik yang bermasalah atau peralatan elektronik yang dibiarkan menyala saat rumah ditinggalkan.
Masyarakat diimbau untuk secara rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah, memastikan tidak ada kabel yang rusak atau sambungan yang berpotensi memicu korsleting.
Selain itu, warga juga diminta untuk tidak meninggalkan peralatan elektronik dalam kondisi menyala ketika keluar rumah.
Polres Ketapang juga menyarankan masyarakat untuk menyediakan alat pemadam api ringan (APAR) di rumah sebagai langkah antisipasi dini apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran.
“Kewaspadaan dan kepedulian masyarakat sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran. Segera laporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan potensi bahaya di lingkungan sekitar,” tutup IPTU Niftah Alimudin.
Peristiwa kebakaran di BTN Palm Vista 1 tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran.
Dengan pengecekan rutin terhadap instalasi listrik dan peningkatan kesadaran masyarakat, risiko kebakaran dapat diminimalkan.
Sementara itu, pihak kepolisian memastikan akan terus melakukan pendampingan dan pengamanan hingga situasi di lokasi benar-benar aman dan kondusif.











