Akarkata.com, Melawi, Kalbar — Kegiatan Road Show Wajib Paham Wawasan Kebangsaan Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 sukses dilaksanakan pada Kamis (23/4/2026) di SMA PGRI 1 Nanga Pinoh.
Kegiatan ini merupakan program strategis dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Kalimantan Barat yang bertujuan memperkuat pemahaman kebangsaan di kalangan generasi muda.
Acara ini dihadiri oleh kepala sekolah, dewan guru, serta siswa-siswi dari lima sekolah tingkat SMA di wilayah Nanga Pinoh.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan berlangsung interaktif dan edukatif dengan menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai instansi.
Salah satu narasumber utama adalah Kasatlantas Polres Melawi, AKP Pipit Supriatna, S.H., yang dalam pemaparannya menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga ketertiban dan disiplin, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam berlalu lintas.
Menurutnya, generasi muda memiliki posisi strategis sebagai penerus bangsa yang harus dibekali dengan pemahaman kebangsaan yang kuat serta kesadaran hukum yang tinggi.
Ia juga menegaskan bahwa ketertiban berlalu lintas merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan nyata.

“Generasi muda harus menjadi pelopor dalam menjaga ketertiban dan disiplin. Kesadaran berbangsa dan bernegara harus dimulai dari hal-hal sederhana, termasuk dalam berlalu lintas,” ujar AKP Pipit Supriatna, S.H.
Selain dari Polres Melawi, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Danramil 01 Nanga Pinoh, Kesbangpol Provinsi Kalimantan Barat, serta Kesbangpol Kabupaten Melawi.
Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan sinergi lintas sektor dalam membangun karakter generasi muda yang berwawasan kebangsaan.

Road show ini merupakan bagian dari program yang dilaksanakan di dua kabupaten, yakni Kabupaten Melawi dan Kabupaten Sambas.
Fokus utama kegiatan adalah memperkuat wawasan kebangsaan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), sekaligus mempersiapkan generasi muda yang tangguh menuju visi Indonesia Emas 2045.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar ideologi negara.
Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Antusiasme peserta terlihat jelas dari keaktifan siswa dalam mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab.
Banyak siswa yang mengajukan pertanyaan terkait peran generasi muda dalam menjaga persatuan serta menghadapi tantangan global di era modern.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menanamkan nilai kebangsaan sejak dini, sekaligus membangun karakter generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki rasa cinta tanah air yang tinggi.
Melalui program seperti ini, diharapkan lahir generasi penerus bangsa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, kesadaran hukum, serta semangat kebangsaan yang kuat dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.











