Akarkata.com, Pontianak, Kalbar – Menjelang pelaksanaan ajang bergengsi AVC Men’s Volleyball Champions League 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 13–17 Mei di GOR Terpadu A. Yani, Pontianak, Jakarta Bhayangkara Presisi (JBP) menunjukkan keseriusan penuh dalam mempersiapkan tim terbaiknya.
Klub voli milik Korps Bhayangkara tersebut dikabarkan tengah merancang komposisi skuad bertabur bintang dunia demi merebut gelar juara.
Ambisi besar ini muncul setelah JBP sukses menorehkan prestasi sebagai runner-up pada edisi sebelumnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kini, dengan status sebagai salah satu tim unggulan, mereka bertekad tampil lebih dominan, terlebih dengan dukungan penuh publik tuan rumah.
Deretan Bintang Dunia Siap Perkuat Tim

Rumor kehadiran sejumlah pemain kelas dunia semakin menguat dan menjadi sorotan para pecinta voli nasional.
Salah satu nama yang kembali mencuat adalah Robertlandy Simón Aties, middle blocker asal Kuba yang dikenal dengan julukan “Simonster”.
Dengan pengalaman internasional yang luar biasa, Simón dinilai mampu menjadi benteng pertahanan kokoh sekaligus pemimpin di lapangan.
Selain itu, sektor serangan diperkirakan akan diperkuat oleh Noumory Keita, pemain asal Mali yang dikenal dengan kemampuan lompat eksplosif dan ketajamannya dalam mencetak poin.
Performa impresifnya di kompetisi Eropa menjadikannya salah satu opposite hitter yang patut diperhitungkan.
Tak kalah menarik, nama Bardia Saadat juga masuk dalam daftar.

Pemain asal Iran ini sudah familiar dengan gaya permainan JBP setelah tampil di Proliga 2026.
Keberadaannya diyakini akan memberikan fleksibilitas taktik dan variasi serangan yang sulit ditebak lawan.
Sementara itu, kejutan terbesar datang dari kemungkinan bergabungnya Rok Možič, bintang muda Slovenia yang tengah bersinar di liga elit Eropa.
Dengan kemampuan sebagai outside hitter yang komplet, Možič diprediksi akan menjadi senjata utama dalam membongkar pertahanan lawan.
Strategi “Dream Team” untuk Dominasi Turnamen
Kombinasi keempat pemain tersebut diyakini akan membentuk skuad “Dream Team” yang sangat kompetitif.
Tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga memiliki pengalaman bertanding di level tertinggi dunia.
Kehadiran pemain-pemain ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan tim secara keseluruhan, sekaligus menjadi inspirasi bagi pemain lokal untuk berkembang lebih jauh.
Strategi ini menunjukkan bahwa JBP tidak sekadar berpartisipasi, tetapi benar-benar menargetkan gelar juara.
Komitmen Manajemen untuk Prestasi Maksimal
Manajer tim Jakarta Bhayangkara Presisi, Irjen Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan persiapan matang, termasuk dalam pemilihan pemain yang akan memperkuat tim di ajang internasional tersebut.
“Kami berkomitmen untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia, khususnya masyarakat Pontianak sebagai tuan rumah. Komposisi pemain yang kami siapkan tidak hanya kuat secara teknis, tetapi juga memiliki mental juara,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran pemain-pemain kelas dunia diharapkan mampu meningkatkan daya tarik kompetisi sekaligus memberikan hiburan berkualitas bagi masyarakat.
“Target kami jelas, yakni meraih gelar juara AVC tahun ini. Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat agar tim dapat tampil maksimal,” tambahnya.
Pontianak Siap Jadi Tuan Rumah Event Internasional
Sebagai tuan rumah, Kota Pontianak terus melakukan berbagai persiapan untuk menyukseskan ajang ini.
GOR Terpadu A. Yani akan menjadi pusat perhatian, tidak hanya bagi pecinta voli nasional, tetapi juga komunitas olahraga Asia.
Penyelenggaraan AVC Men’s Champions League 2026 di Pontianak diharapkan mampu meningkatkan antusiasme masyarakat terhadap olahraga voli.
Selain itu, event ini juga menjadi momentum penting untuk mendorong sektor sport tourism di Kalimantan Barat.
Kehadiran atlet-atlet internasional, ofisial tim, serta penonton dari berbagai daerah diyakini akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal, khususnya sektor pariwisata dan UMKM.
Harapan Besar untuk Prestasi dan Promosi Daerah
Dengan persiapan matang dan dukungan penuh dari berbagai pihak, Jakarta Bhayangkara Presisi optimistis dapat memberikan penampilan terbaiknya.
Lebih dari sekadar kompetisi, ajang ini menjadi simbol kebangkitan olahraga voli Indonesia di kancah internasional.
Di sisi lain, Kalimantan Barat, khususnya Pontianak, memiliki kesempatan emas untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai tuan rumah event olahraga berskala besar.











