Akarkata.com, Landak, Kalbar – Upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif terus dilakukan jajaran Polsek Sengah Temila melalui pendekatan humanis dan komunikasi langsung dengan berbagai elemen masyarakat.
Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui kegiatan sambang dan silaturahmi yang dilakukan Kanit Binmas Polsek Sengah Temila, Aiptu Parluhutan, kepada Tokoh Adat Bapak Alim di Desa Keranji Mancal, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, Rabu (3/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan itu menjadi sarana untuk mempererat hubungan kemitraan antara Polri dan tokoh adat sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pertemuan tersebut, Aiptu Parluhutan mengajak tokoh adat dan masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kepedulian sosial, serta memperkuat komunikasi dengan aparat kepolisian apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas.
Selain membahas situasi keamanan wilayah, Aiptu Parluhutan juga menyampaikan berbagai imbauan terkait maraknya tindak kriminalitas yang berkembang seiring kemajuan teknologi.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah meningkatnya modus penipuan melalui telepon, pesan singkat, media sosial, hingga aplikasi digital yang kerap menyasar masyarakat dengan berbagai cara.
Warga diingatkan agar tidak mudah percaya terhadap tawaran menggiurkan, informasi yang belum terverifikasi, maupun pihak yang mengatasnamakan instansi tertentu dan meminta data pribadi.
Masyarakat juga diminta untuk tidak memberikan nomor rekening, PIN, password, maupun kode OTP kepada siapa pun demi menghindari kerugian akibat penipuan digital.
“Masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Jangan mudah memberikan data pribadi, nomor rekening maupun kode OTP kepada siapa pun agar terhindar dari tindak penipuan,” pesan Aiptu Parluhutan.
Selain bahaya penipuan online, warga juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak pencurian.
Petugas mengingatkan masyarakat agar selalu memastikan rumah dalam keadaan terkunci saat ditinggalkan, menjaga barang berharga, serta memperhatikan keamanan kendaraan dan lingkungan sekitar.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Sengah Temila AKP Triyono, S.H., menjelaskan bahwa tokoh adat memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan, ketertiban, dan keharmonisan masyarakat.
“Tokoh adat memiliki pengaruh besar dalam kehidupan sosial masyarakat. Oleh karena itu, sinergi antara Polri dan tokoh adat harus terus diperkuat untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman, nyaman, dan kondusif,” ujar AKP Triyono.
Menurut Kapolsek, kegiatan sambang dan dialog langsung memungkinkan kepolisian memperoleh informasi secara cepat mengenai kondisi sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
Dengan demikian, berbagai potensi permasalahan dapat diantisipasi sejak dini sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.
Sementara itu, Tokoh Adat Desa Keranji Mancal, Bapak Alim, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Polsek Sengah Temila yang secara rutin hadir di tengah masyarakat.
Ia menilai kegiatan sambang seperti ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga keamanan lingkungan.
“Kami berterima kasih kepada Polsek Sengah Temila yang selalu hadir memberikan pembinaan dan edukasi kepada masyarakat. Kami siap mendukung tugas kepolisian dalam menjaga keamanan serta mengajak warga agar lebih waspada terhadap berbagai bentuk kejahatan,” ungkap Bapak Alim.
Melalui kegiatan sambang tokoh adat ini, Polsek Sengah Temila berharap terjalin kerja sama yang semakin erat antara Polri, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan warga dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.
Dengan sinergi yang kuat, berbagai potensi gangguan keamanan dapat dicegah sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.







