Akarkata.com, Singkawang, Kalbar – Komitmen dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat.
Salah satu bentuk nyata dukungan tersebut ditunjukkan oleh Babinsa Kelurahan Pajintan Koramil 1202-01/Singkawang Barat, Sertu Hendri, yang melaksanakan pendampingan kegiatan tanam padi perdana bersama Kelompok Tani (Poktan) Peduli di Jalan Nek Balo RT 02, Kelurahan Pajintan, Kecamatan Singkawang Timur, Kota Singkawang, Sabtu (13/06/2026).
Kegiatan tanam padi perdana ini menjadi penanda dimulainya musim tanam baru bagi Poktan Peduli sekaligus bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan produksi pertanian guna mendukung program swasembada pangan di Kota Singkawang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Kehadiran Babinsa di tengah para petani mencerminkan komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendampingi masyarakat dan memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama ketahanan nasional.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Bidang Penyuluhan Pertanian drh. Wahyu Wityarini, Kepala Bidang Pertanian Nispuhani, S.P., Ketua Tim Kerja Penyuluh Pertanian Joko Supriyanto, para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) se-Kota Singkawang, Ketua Poktan Peduli Mulyadi, serta anggota kelompok tani yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan penanaman.
Dalam kesempatan itu, Sertu Hendri menyampaikan bahwa pendampingan kepada petani merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang bertujuan membantu meningkatkan produktivitas sektor pertanian sekaligus memberikan motivasi kepada para petani agar terus mengoptimalkan pengelolaan lahan pertanian.

“Kami akan terus mendampingi para petani mulai dari proses pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga masa panen. Harapannya, hasil produksi pertanian semakin meningkat sehingga mampu mendukung ketahanan pangan daerah maupun nasional,” ujar Sertu Hendri.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan sektor pertanian tidak terlepas dari kolaborasi yang baik antara pemerintah, TNI, penyuluh pertanian, dan kelompok tani.
Sinergi tersebut menjadi faktor penting dalam menciptakan pertanian yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan.

Pada musim tanam kali ini, Poktan Peduli memilih varietas padi Thailand yang dikenal memiliki masa panen relatif singkat, yakni sekitar 80 hari atau kurang lebih 2,5 bulan.
Varietas tersebut diproyeksikan mampu menghasilkan produktivitas hingga 4,5 ton gabah per hektare, sehingga diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani sekaligus memperkuat ketersediaan pangan di wilayah Kota Singkawang.
Sementara itu, Ketua Poktan Peduli Mulyadi menyampaikan apresiasi atas dukungan dan pendampingan yang diberikan oleh Babinsa serta jajaran Dinas Pertanian.
Menurutnya, kehadiran berbagai pihak di tengah petani memberikan semangat baru sekaligus meningkatkan optimisme dalam menghadapi musim tanam.
“Kami merasa sangat terbantu dengan pendampingan yang dilakukan Babinsa dan penyuluh pertanian. Dukungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan hasil pertanian demi kesejahteraan petani dan ketahanan pangan daerah,” ungkap Mulyadi.
Melalui kegiatan tanam padi perdana ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin erat antara pemerintah, TNI, penyuluh pertanian, dan kelompok tani dalam mewujudkan sektor pertanian yang maju, produktif, dan berkelanjutan.
Keberhasilan program ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kesejahteraan petani serta mendukung tercapainya swasembada pangan di Kota Singkawang dan Indonesia secara keseluruhan.
(Pendim 1202/Skw)







