70 Personel Gabungan Padamkan Titik Api di Desa Pelang

- Admin

Minggu, 23 Agustus 2026 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

70 Personel Gabungan Bergerak Cepat Cegah Karhutla Meluas di Ketapang

70 Personel Gabungan Bergerak Cepat Cegah Karhutla Meluas di Ketapang

Akarkata.com, Ketapang, Kalbar — Jajaran Polres Ketapang bergerak cepat menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terdeteksi di wilayah Desa Pelang dan Desa Sungai Besar, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, Sabtu (22/8/2026).

Sebanyak 70 personel gabungan Polres Ketapang dan Polsek Matan Hilir Selatan diterjunkan untuk melakukan pemadaman dan penyisiran di sejumlah titik api.

Tim gabungan dipimpin langsung Kapolsek Matan Hilir Selatan AKP Sigunari, S.H.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan penanganan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dengan menyasar area sepanjang KM 08 dan KM 10 Jalan Pelang–Tumbang Titi, Desa Pelang, Kecamatan Matan Hilir Selatan.

Petugas bergerak melakukan pemadaman sekaligus mencegah api menjalar ke area lain.

70 Personel Gabungan Turun ke Lokasi

Kondisi cuaca panas, angin yang cukup kuat serta kabut asap menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan.

Meski demikian, personel Polres Ketapang tetap melakukan upaya pemadaman untuk mengendalikan titik api.

Dalam operasi tersebut, sedikitnya 10 mesin pompa air dikerahkan untuk mendukung proses pemadaman.

Tim Polres Ketapang juga bersinergi dengan petugas BPBD dan personel Kodim 1203 Ketapang dalam melakukan penyemprotan pada area yang terbakar.

Kolaborasi lintas instansi tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan Karhutla, terutama di lokasi yang memiliki kondisi lahan dan akses sumber air yang berbeda.

Pemadaman Diprioritaskan Agar Api Tidak Meluas

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR., melalui Kapolsek Matan Hilir Selatan AKP Sigunari, S.H., menegaskan bahwa penanganan Karhutla menjadi salah satu prioritas jajaran Polres Ketapang, terutama ketika kondisi cuaca panas dan kering meningkatkan risiko kebakaran meluas.

“Tim gabungan langsung menyisir area di KM 08 dan KM 10 untuk melakukan pemadaman. Beberapa titik api cepat teratasi karena dekat dengan sumber mata air, sedangkan untuk area terbakar yang jauh dari sumber air masih dilakukan upaya pemadaman. Pastinya kami ingin memastikan titik api di area ini dapat teratasi serta tidak meluas ke area lain,” ujar AKP Sigunari, S.H., Sabtu (22/8/2026) pukul 15.00 WIB.

Baca Juga:  Patroli Siang Samapta Polsek Menyuke, Ciptakan Situasi Aman dan Kondusif di Desa Darit

Petugas tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi juga melakukan pemantauan terhadap kondisi lahan di sekitar lokasi.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui kemungkinan munculnya titik api baru maupun bara yang masih berpotensi memicu kebakaran kembali.

Polisi Imbau Warga Tidak Bakar Lahan

Di tengah penanganan Karhutla, petugas turut memberikan imbauan kepada masyarakat yang berada di sekitar lokasi agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.

Masyarakat juga diminta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api.

Informasi yang diterima sejak awal dinilai penting agar petugas dapat segera melakukan pengecekan dan penanganan sebelum api meluas.

“Pastinya jajaran Polres Ketapang mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan kepada petugas Bhabinkamtibmas apabila menemukan adanya titik api. Langkah cepat dan kepedulian bersama sangat penting bagi kita bersama untuk mencegah Karhutla semakin meluas dan menimbulkan dampak buruk bagi masyarakat maupun lingkungan,” tutup AKP Sigunari, S.H.

Sinergi antara Polri, BPBD, TNI dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menghadapi ancaman Karhutla.

Melalui respons cepat, pemantauan berkelanjutan dan partisipasi masyarakat, diharapkan titik api di wilayah Matan Hilir Selatan dapat dikendalikan serta risiko kebakaran meluas dapat diminimalkan.

Berita Terkait

Ops Patuh Kapuas 2026, Polres Landak Hadirkan SIM Keliling, Layani 69 Pemohon
Kunjungi Polsek Kota Baru dan Sokan, Kapolres Melawi Perkuat Pelayanan Humanis
Polres Melawi Bantu Warga Cari Kerja Lewat Program Polisi Peduli Pengangguran
Polres Ketapang Tangkap Bandar Sabu, Uang Rp112 Juta Hasil Penjualan Disita
Cegah Karhutla, Bhabinkamtibmas Polsek Nanga Tayap Edukasi Warga Pangkalan Teluk
Sat Resnarkoba Polres Kapuas Hulu Amankan Pria dengan Sabu 29,47 Gram
Polda Kalbar Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Program Polisi Peduli Pengangguran
Polda Kalbar Ingatkan Masyarakat Waspada Job Scam Berkedok Kerja Paruh Waktu
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Newest
Oldest Most Voted

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 09:00 WIB

Tandon Air TMMD ke-130 Rampung, Harapan Peningkatan Kesejahteraan Warga Sebujit Baru

Jumat, 6 November 2026 - 08:58 WIB

Komitmen TMMD Ke-130 Kodim 1209/Bengkayang, RTLH Pak Sugeng Disiapkan Jadi Hunian Lebih Nyaman

Jumat, 6 November 2026 - 08:57 WIB

TNI Hadir untuk Rakyat, TMMD Ke-130 Kodim 1209/Bengkayang Bangun Tandon Air

Jumat, 6 November 2026 - 08:56 WIB

TMMD ke-130 Kodim 1209/Bengkayang Dorong Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 08:55 WIB

Sinergi TNI dan Masyarakat Hasilkan Tandon Air Rampung 100 Persen di Sebujit Baru

Jumat, 6 November 2026 - 08:53 WIB

Harapan Warga Sebujit Baru terhadap Air Bersih Kian Dekat Berkat Program TMMD Ke-130

Jumat, 6 November 2026 - 08:52 WIB

Penyelesaian RTLH Ibu Biib Jadi Perhatian Satgas TMMD Reguler ke-130

Jumat, 6 November 2026 - 08:51 WIB

Rampungkan Tandon Air hingga 100 Persen, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1209/Bengkayang Tunaikan Sasaran Fisik

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x