Home / TNI

BNPB Apresiasi Satgas Darat Dipimpin Pangdam XII/Tpr Efektif Tangani Karhutla Kalbar

- Admin

Jumat, 4 September 2026 - 20:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangdam XII/Tpr Pimpin Satgas Darat, BNPB Nilai Penanganan Karhutla Kalbar Efektif

Pangdam XII/Tpr Pimpin Satgas Darat, BNPB Nilai Penanganan Karhutla Kalbar Efektif

Akarkata.com, Kubu Raya, Kalimantan Barat — Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Barat terus diperkuat melalui operasi terpadu yang melibatkan unsur TNI, pemerintah, BNPB, serta berbagai instansi terkait.

Kekompakan Komando Satuan Tugas (Satgas) Darat Penanganan Karhutla Kalimantan Barat di bawah kepemimpinan Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., mendapat apresiasi dari Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam Rapat Teknis Pengendalian Karhutla Wilayah Kalimantan Barat yang berlangsung di Posko Satgas Udara Lanud Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Jumat (4/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rapat tersebut menjadi bagian dari evaluasi sekaligus penguatan strategi menghadapi Karhutla yang masih mengancam sejumlah wilayah di Kalimantan Barat.

Satgas Darat Tangani Lebih dari 432 Hektare

Dalam rapat itu, Letjen TNI Suharyanto menyoroti capaian Satgas Darat Kalimantan Barat yang dinilai menonjol dibandingkan operasi penanganan Karhutla harian di sejumlah provinsi lain.

Dari sekitar 802 hektare lahan yang terbakar, operasi yang dilakukan Satgas Darat secara masif telah mampu menangani api pada area lebih dari 432 hektare.

Menurut Kepala BNPB, capaian tersebut menunjukkan efektivitas koordinasi dan soliditas personel di lapangan.

Keberhasilan itu juga tidak terlepas dari pola komando yang terintegrasi antara unsur TNI, pemerintah daerah, petugas pemadam, relawan, dan elemen terkait lainnya.

“Satgas Darat ini, Panglima apresiasi ya, ini sangat baik. Saya punya data di beberapa provinsi, ini termasuk hasil yang dicapai Kalimantan Barat operasi harian itu paling besar ini,” ujar Letjen TNI Suharyanto.

Ia menilai capaian tersebut menjadi indikator bahwa koordinasi Satgas Darat berjalan secara optimal dalam menghadapi kondisi lapangan yang tidak mudah.

Baca Juga:  Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1208/Sambas Percepat Pemasangan Seng RTLH di Desa Tempapan Hulu

Medan Gambut Jadi Tantangan Utama

Penanganan Karhutla di Kalimantan Barat memiliki tantangan tersendiri, terutama pada kawasan dengan karakteristik lahan gambut.

Api yang muncul di lahan gambut tidak selalu mudah terlihat dari permukaan.

Dalam kondisi tertentu, bara dapat bertahan di bawah lapisan tanah dan kembali memicu kebakaran apabila tidak ditangani secara menyeluruh.

Kondisi tersebut membuat operasi pemadaman membutuhkan strategi berbeda, mulai dari pengerahan personel ke lokasi, penyediaan sumber air, pembasahan lahan hingga pemantauan pascapemadaman.

Selain mengancam kawasan hutan dan lahan, asap Karhutla juga berdampak langsung terhadap masyarakat.

Jarak pandang yang menurun bahkan berpotensi mengganggu aktivitas penerbangan di kawasan Bandara Internasional Supadio.

Karena itu, penanganan di darat menjadi salah satu komponen penting dalam memastikan titik api dapat dikendalikan hingga tidak kembali membesar.

Dukungan Armada Udara Diperkuat

Untuk memperkuat operasi Satgas Darat, pemerintah bersama BNPB dan kementerian/lembaga terkait juga menyiapkan dukungan dari sektor udara.

Saat ini, sebanyak sembilan helikopter water bombing telah beroperasi untuk membantu pemadaman dari udara.

Dukungan tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan wilayah yang sulit dijangkau personel melalui jalur darat.

Selain itu, tiga unit helikopter Chinook bantuan dari Tentara Bela Diri Jepang dijadwalkan tiba pada Rabu (10/9/2026).

Penguatan armada udara tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan operasi, terutama ketika petugas menghadapi lokasi kebakaran yang memiliki akses terbatas atau membutuhkan suplai air dalam jumlah besar.

TMC Disiagakan untuk Memicu Hujan

Tidak hanya mengandalkan operasi pemadaman, pemerintah juga menyiapkan langkah mitigasi melalui Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC).

Dua unit pesawat CASA disiagakan untuk mendukung pelaksanaan TMC dengan tujuan meningkatkan peluang terjadinya hujan di wilayah yang membutuhkan.

Baca Juga:  Prajurit Sathantai Kodaeral XII Gotong Royong Rawat Kesatrian Usman Harun, Perkuat Disiplin dan Kebersamaan

Strategi tersebut menjadi bagian dari pendekatan terpadu dalam menghadapi Karhutla.

Pemadaman langsung di lokasi dipadukan dengan intervensi udara dan upaya modifikasi cuaca untuk mengurangi potensi meluasnya kebakaran.

Sinergi Jadi Kunci Penanganan Karhutla

Apresiasi BNPB terhadap Satgas Darat di bawah komando Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si., menunjukkan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam menghadapi bencana Karhutla.

Keberadaan Satgas Darat dan Satgas Udara menjadi dua kekuatan yang saling melengkapi.

Personel di darat melakukan penanganan langsung terhadap titik api, sementara dukungan udara membantu menjangkau wilayah yang sulit ditangani dari permukaan.

Dengan tambahan armada dan dukungan TMC, operasi penanganan Karhutla di Kalimantan Barat diharapkan semakin efektif.

Target akhirnya bukan hanya memadamkan api, tetapi memastikan titik kebakaran benar-benar terkendali sehingga ancaman asap terhadap kesehatan masyarakat, lingkungan, aktivitas ekonomi, serta penerbangan dapat segera ditekan.

Soliditas Satgas Darat, dukungan armada udara, dan koordinasi lintas lembaga menjadi kunci untuk mempercepat penanganan Karhutla Kalimantan Barat.

Berita Terkait

Tandon Air TMMD ke-130 Rampung, Harapan Peningkatan Kesejahteraan Warga Sebujit Baru
Komitmen TMMD Ke-130 Kodim 1209/Bengkayang, RTLH Pak Sugeng Disiapkan Jadi Hunian Lebih Nyaman
TNI Hadir untuk Rakyat, TMMD Ke-130 Kodim 1209/Bengkayang Bangun Tandon Air
TMMD ke-130 Kodim 1209/Bengkayang Dorong Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat
Sinergi TNI dan Masyarakat Hasilkan Tandon Air Rampung 100 Persen di Sebujit Baru
Sentuhan Akhir RTLH Pak Sugeng, Satgas TMMD Ke-130 Percantik Dinding dan Plafon Rumah
Harapan Warga Sebujit Baru terhadap Air Bersih Kian Dekat Berkat Program TMMD Ke-130
Penyelesaian RTLH Ibu Biib Jadi Perhatian Satgas TMMD Reguler ke-130
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Newest
Oldest Most Voted

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 09:00 WIB

Tandon Air TMMD ke-130 Rampung, Harapan Peningkatan Kesejahteraan Warga Sebujit Baru

Jumat, 6 November 2026 - 08:58 WIB

Komitmen TMMD Ke-130 Kodim 1209/Bengkayang, RTLH Pak Sugeng Disiapkan Jadi Hunian Lebih Nyaman

Jumat, 6 November 2026 - 08:57 WIB

TNI Hadir untuk Rakyat, TMMD Ke-130 Kodim 1209/Bengkayang Bangun Tandon Air

Jumat, 6 November 2026 - 08:56 WIB

TMMD ke-130 Kodim 1209/Bengkayang Dorong Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 08:55 WIB

Sinergi TNI dan Masyarakat Hasilkan Tandon Air Rampung 100 Persen di Sebujit Baru

Jumat, 6 November 2026 - 08:53 WIB

Harapan Warga Sebujit Baru terhadap Air Bersih Kian Dekat Berkat Program TMMD Ke-130

Jumat, 6 November 2026 - 08:52 WIB

Penyelesaian RTLH Ibu Biib Jadi Perhatian Satgas TMMD Reguler ke-130

Jumat, 6 November 2026 - 08:51 WIB

Rampungkan Tandon Air hingga 100 Persen, Satgas TMMD ke-130 Kodim 1209/Bengkayang Tunaikan Sasaran Fisik

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x