Akarkata.com, Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa kepemimpinan di lingkungan TNI Angkatan Darat tidak semata-mata dimaknai sebagai jabatan struktural, melainkan tanggung jawab untuk memberi arah, membentuk karakter satuan, serta menghadirkan solusi atas setiap tantangan tugas.

Penegasan tersebut disampaikan dalam amanat tertulis Kasad yang dibacakan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa saat memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pangdam XII/Tanjungpura, Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Darat (Danpuspenerbad), dan Kepala Dinas Sejarah Angkatan Darat (Kadisjarahad).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan berlangsung di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Dalam sertijab tersebut, jabatan Pangdam XII/Tanjungpura secara resmi diserahterimakan dari Mayjen TNI Jamallulael, S.Sos., M.Si., kepada Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, S.I.P., M.Si.
Sementara itu, jabatan Danpuspenerbad beralih dari Mayjen TNI Zainuddin kepada Brigjen TNI Mochamad Masrukin, M.Han., serta jabatan Kadisjarahad diserahkan dari Brigjen TNI Veri Sudijianto Sudin, S.I.P., M.Si., kepada Brigjen TNI Teddy Arifiyanto Setimiharja, S.I.P., M.M., M.Han.
Kasad dalam amanatnya menjelaskan bahwa serah terima jabatan merupakan bagian dari mekanisme pembinaan organisasi TNI AD yang bertujuan menjaga kesinambungan kepemimpinan sekaligus meningkatkan kinerja satuan.
Proses ini juga menjadi sarana penyegaran organisasi agar mampu menjawab dinamika tugas yang terus berkembang.
Lebih lanjut, Kasad menekankan pentingnya peran pemimpin dalam membentuk budaya kerja yang profesional, adaptif, dan responsif terhadap tuntutan masyarakat serta perkembangan lingkungan strategis.

Setiap pemimpin diharapkan mampu bergerak cepat, berpikir terbuka, dan mengambil keputusan yang tepat dalam situasi yang semakin kompleks.
“Di tengah perubahan lingkungan strategis dan meningkatnya ekspektasi publik, pemimpin dituntut memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi serta ketepatan dalam bertindak,” demikian kutipan amanat Kasad yang dibacakan Wakasad.
Kasad juga mengingatkan para pejabat baru agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas masing-masing dan menghadirkan inovasi yang bersifat solutif serta dapat diterapkan secara nyata.
Kepemimpinan yang dijalankan harus tetap berlandaskan prinsip, tegas dalam pelaksanaan tugas, serta bijak dalam membina prajurit.
Selain itu, peningkatan kesiapsiagaan operasional satuan menjadi perhatian utama.
Hal tersebut dapat diwujudkan melalui pelaksanaan latihan yang intensif dan realistis, pengelolaan sumber daya yang optimal, serta pemanfaatan teknologi secara tepat guna guna mendukung efektivitas tugas.
Melalui estafet kepemimpinan ini, Kasad berharap seluruh jajaran TNI AD mampu terus meningkatkan profesionalisme, soliditas, dan kesiapan operasional, sehingga dapat memberikan kontribusi terbaik bagi kepentingan bangsa dan negara.
(Dispenad)
Update informasi Akarkata.com melalui Kanal Media Sosial Klik:







