Akarkata.com, Sintang – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sintang dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di wilayah perbatasan kembali ditegaskan oleh Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala.
Usai membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Ketungau Hulu dan Ketungau Tengah di Desa Senaning, Kamis (5/2/2026), Bupati langsung melanjutkan agenda dengan mengunjungi Puskesmas Jasa, Kecamatan Ketungau Hulu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Setibanya di Desa Jasa, Bupati Sintang yang didampingi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang dr. Rosa Trifina beserta jajaran Dinas Kesehatan, meninjau langsung kondisi sarana dan prasarana Puskesmas Jasa.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memastikan pelayanan kesehatan di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia tetap berjalan optimal.

Dalam pertemuan bersama tenaga medis dan staf Puskesmas Jasa, Bupati Bala memberikan motivasi sekaligus pesan moral agar seluruh petugas kesehatan tetap bersemangat dalam melayani masyarakat.
Ia menekankan bahwa sikap ramah dan optimistis memiliki pengaruh besar terhadap proses kesembuhan pasien.

“Petugas kesehatan harus selalu tampil cerah dan penuh senyum saat melayani masyarakat. Wajah yang ramah dan sikap optimis bisa menumbuhkan semangat bagi pasien untuk sembuh. Jangan pasang muka masam, karena itu justru membuat suasana pelayanan menjadi tidak nyaman,” pesan Bupati Bala.
Bupati juga mengajak seluruh tenaga kesehatan untuk mensyukuri kemajuan fasilitas pelayanan kesehatan yang telah dicapai.

Menurutnya, dibandingkan kondisi beberapa tahun lalu, fasilitas Puskesmas di Kabupaten Sintang kini sudah jauh lebih baik dan representatif.
“Mungkin masih ada kekurangan di Puskesmas Jasa, tapi banyak hal yang patut kita syukuri. Jangan menunggu semuanya sempurna untuk berbuat. Lakukan pelayanan terbaik dengan apa yang kita miliki saat ini,” tegasnya.

Selain itu, Bupati Sintang meminta Kepala Puskesmas Jasa agar terus menjalin komunikasi aktif dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, terutama dalam menyampaikan kebutuhan dan kendala di lapangan.
Ia juga mengingatkan pentingnya pendampingan dari Inspektorat agar setiap kebijakan dan penggunaan anggaran tetap sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Kami ingin komunikasi itu terbuka. Sampaikan saja apa yang menjadi kebutuhan. Namun tetap harus ada pendampingan dari Inspektorat agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” ujarnya.
Di akhir arahannya, Bupati Bala juga mendorong pemanfaatan teknologi komunikasi guna mendukung pelayanan kesehatan di daerah terpencil.
Ia mengapresiasi dedikasi para dokter, tenaga medis, dan staf administrasi yang bersedia bertugas di wilayah perbatasan, serta mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan komunikasi internal demi menciptakan suasana kerja yang nyaman.
Update informasi Akarkata.com melalui Kanal Media Sosial Klik:











