Akarkata.com, Sambas – Upaya memperkuat ketahanan pangan terus dilakukan melalui pendekatan langsung kepada masyarakat.
Anggota Koramil 05/Pemangkat Kodim 1208/Sambas melaksanakan kegiatan komunikasi sosial (komsos) bersama para petani padi di Dusun Tebing Buluh, Desa Jelutung, Kecamatan Pemangkat, Minggu (22/02/2026).
Kegiatan berlangsung di area persawahan saat para petani sedang melakukan perawatan tanaman.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Babinsa turun langsung ke sawah, berdialog dengan petani, sekaligus memantau kondisi tanaman padi yang sedang dalam masa pertumbuhan.
Pendekatan lapangan ini bertujuan mengetahui situasi pertanian secara nyata serta membangun kedekatan antara aparat TNI dan masyarakat.
Memantau Kondisi Pertanian Secara Langsung

Babinsa Sertu Gusti Kusuma menjelaskan bahwa komsos merupakan kegiatan rutin aparat kewilayahan.
Melalui komunikasi langsung, Babinsa dapat memahami kebutuhan serta kendala yang dihadapi petani.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai persoalan dibahas, mulai dari perkembangan tanaman padi, serangan hama, kebutuhan air irigasi, hingga ketersediaan pupuk dan sarana produksi pertanian.
Menurutnya, informasi langsung dari petani sangat penting untuk menentukan langkah pendampingan yang tepat.
Selain berdiskusi, Babinsa juga memberikan motivasi agar petani tetap semangat mengelola lahan.
Ia mengingatkan bahwa sektor pertanian menjadi penopang utama kebutuhan pangan masyarakat.
Mendukung Program Swasembada Pangan

Kegiatan komsos yang dilakukan Koramil Pemangkat merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan.
Peran Babinsa tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga membantu pembangunan masyarakat, termasuk sektor pertanian.
Pendampingan dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait apabila petani menghadapi kendala tertentu.
Sertu Gusti Kusuma menyampaikan pihaknya siap membantu petani, baik dalam komunikasi dengan dinas pertanian maupun penyuluh lapangan.
Ia berharap produktivitas padi di wilayah Pemangkat dapat terus meningkat sehingga kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.
Meningkatkan Kesejahteraan Petani
Keberhasilan panen padi sangat berpengaruh terhadap kesejahteraan petani.
Jika hasil panen baik, pendapatan masyarakat desa akan meningkat.
Karena itu, Babinsa mendorong petani menerapkan perawatan tanaman secara optimal, termasuk pemupukan tepat waktu dan pengendalian hama.
Pendampingan juga membantu petani memperoleh informasi terbaru mengenai teknik budidaya.
Melalui kerja sama yang baik, diharapkan produksi pertanian stabil dan harga beras di masyarakat tetap terjangkau.
Sambutan Positif dari Warga
Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pertanian mendapat sambutan baik dari para petani.
Mereka merasa diperhatikan karena aparat turun langsung melihat kondisi lapangan.
Petani berharap komunikasi seperti ini terus dilakukan karena memudahkan penyampaian keluhan.
Permasalahan dapat dibicarakan secara langsung dan dicarikan solusi bersama.
Kedekatan tersebut juga menumbuhkan rasa aman serta kepercayaan masyarakat kepada aparat kewilayahan.
Sinergi TNI dan Masyarakat
Komsos menjadi sarana memperkuat hubungan antara TNI dan warga.
Melalui interaksi rutin, kerja sama dalam pembangunan desa dapat berjalan lebih baik.
Pendekatan persuasif membuat masyarakat lebih terbuka menyampaikan kondisi lingkungan, termasuk persoalan pertanian.
Selain itu, Babinsa juga mengajak warga menjaga kebersihan saluran irigasi dan lingkungan sawah agar produktivitas tetap terjaga.
Melalui kegiatan komsos di sektor pertanian, Koramil Pemangkat berharap ketahanan pangan daerah semakin kuat.
Produksi padi yang stabil akan berdampak pada ketersediaan bahan makanan masyarakat.
Pendampingan berkelanjutan juga diharapkan meningkatkan kemampuan petani dalam mengelola lahan secara mandiri.
Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan kelompok tani menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pertanian.
Dengan adanya komunikasi yang intensif, permasalahan di lapangan dapat diatasi lebih cepat.
Kehadiran Babinsa di sawah bukan hanya simbol pendampingan, tetapi juga bentuk komitmen membantu masyarakat meningkatkan kesejahteraan melalui sektor pertanian.







