Akarkata.com, Pontianak – Suasana menjelang waktu berbuka puasa di kawasan Masjid Raya Mujahidin Pontianak terasa berbeda.
Sejumlah personel Polisi Wanita (Polwan) Polda Kalimantan Barat hadir menyapa masyarakat sambil membagikan ratusan paket takjil gratis melalui program Gerobak Sedekah Presisi, Minggu (01/03/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIB tersebut menjadi bagian dari program kepolisian untuk mempererat hubungan dengan masyarakat selama bulan suci Ramadan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Aksi Sosial Menyambut Waktu Berbuka

Menjelang azan Magrib, para Polwan terlihat membagikan makanan berbuka kepada pejalan kaki, pengendara, serta warga sekitar masjid. Paket takjil dibagikan secara gratis tanpa syarat.
Program Gerobak Sedekah Presisi merupakan inisiatif sosial Polri yang mengedepankan pendekatan humanis.
Melalui kegiatan ini, kepolisian tidak hanya menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga berperan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Kehadiran para srikandi Polri mendapat sambutan hangat dari masyarakat.
Banyak warga merasa terbantu, terutama bagi mereka yang masih beraktivitas di jalan saat waktu berbuka tiba.
Pendekatan Humanis Kepolisian

Kegiatan berbagi takjil bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian dari strategi membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Para Polwan juga menyempatkan berdialog langsung dengan masyarakat.
Mereka mendengarkan keluhan warga, memberikan imbauan keamanan, serta mengajak masyarakat menjaga ketertiban lingkungan.
Pendekatan ini dinilai efektif karena komunikasi dilakukan secara santai dan informal, sehingga masyarakat lebih terbuka menyampaikan aspirasi.
Selain itu, interaksi langsung di ruang publik membantu aparat memantau kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Program Berlangsung Selama Ramadan

Kepala Bidang Humas Polda Kalbar KBP Bambang Suharyono menyampaikan kegiatan pembagian takjil akan terus dilaksanakan sepanjang bulan Ramadan.
Menurutnya, lokasi kegiatan akan berpindah-pindah agar manfaatnya dirasakan masyarakat lebih luas.
“Kegiatan berbagi takjil ini akan terus dilakukan setiap sore menjelang berbuka puasa sampai Ramadan selesai, dan tempatnya akan bergantian,” ujarnya.
Dengan pola berpindah lokasi, diharapkan semakin banyak masyarakat yang merasakan kehadiran Polri secara langsung.
Menjaga Kamtibmas di Ruang Publik

Selain kegiatan sosial, kehadiran Polwan juga bertujuan menjaga keamanan di area keramaian.
Kawasan masjid sering dipadati masyarakat menjelang berbuka sehingga membutuhkan pengawasan.
Polisi memberikan imbauan kepada pengendara agar tertib berlalu lintas serta mengingatkan warga menjaga barang bawaan untuk menghindari tindak kriminalitas.
Pendekatan preventif ini menjadi bagian dari upaya menjaga situasi kota tetap aman dan kondusif selama Ramadan.
Meningkatkan Kepedulian Sosial

Program Gerobak Sedekah Presisi juga bertujuan menumbuhkan kepedulian sosial di masyarakat.
Kegiatan berbagi diharapkan menginspirasi warga untuk saling membantu, terutama selama bulan suci.
Kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan kemanusiaan memberikan pesan bahwa keamanan dan kesejahteraan masyarakat merupakan tanggung jawab bersama.
Selain mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat, kegiatan ini juga memperkuat citra Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.
Harapan Terjalin Kedekatan Polisi dan Warga
Melalui kegiatan ini, Polda Kalbar berharap masyarakat semakin percaya dan tidak ragu berkomunikasi dengan aparat kepolisian.
Dengan komunikasi yang baik, informasi terkait potensi gangguan keamanan dapat disampaikan lebih cepat sehingga tindakan pencegahan bisa dilakukan.
Program Gerobak Sedekah Presisi menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Kegiatan berbagi takjil di Masjid Raya Mujahidin Pontianak diharapkan mampu mempererat hubungan emosional antara polisi dan warga sekaligus menjaga suasana Ramadan tetap aman, damai, dan penuh kebersamaan.







