Akarkata.com, Pontianak – Dalam rangka memastikan perayaan budaya berlangsung aman dan tertib, Polresta Pontianak menggelar Apel Pengamanan Festival Parade Naga Bersinar 2026 di Lapangan Polresta Pontianak, Selasa (03/03/2026).
Apel ini menjadi langkah strategis dalam rangkaian Operasi Liong Kapuas 2026 guna mengawal puncak perayaan Cap Go Meh di Kota Pontianak.
Kegiatan yang dimulai pukul 16.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Pontianak Kota, Kombes Pol Endang Tri Purwanto, S.I.K., M.Si. Apel diikuti oleh personel Satgasda Ops Liong Kapuas, BKO Polda Kalbar, Satgasres, serta sejumlah stakeholder terkait yang terlibat dalam pengamanan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Festival Budaya yang Menyedot Ribuan Pengunjung

Dalam arahannya, Kombes Pol Endang Tri Purwanto menegaskan bahwa Parade Naga Bersinar bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi simbol kerukunan dan harmoni masyarakat Pontianak yang multikultural.
Ribuan warga diperkirakan memadati lokasi parade, sehingga pengamanan harus dilaksanakan secara maksimal.
“Kehadiran Polri bukan sekadar rutinitas, melainkan representasi negara dalam menjamin rasa aman masyarakat. Saya instruksikan seluruh personel memahami plotting masing-masing, menguasai rute, serta peka terhadap potensi kerawanan di titik kumpul massa,” tegasnya.
Kapolresta menekankan pentingnya profesionalisme, pendekatan humanis, serta ketegasan dalam bertindak sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Rekayasa Lalu Lintas Jadi Prioritas

Salah satu fokus utama dalam Apel Pengamanan Parade Naga Bersinar 2026 adalah pengaturan arus lalu lintas.
Lonjakan kendaraan diperkirakan terjadi di sekitar lokasi festival, terutama pada malam puncak Cap Go Meh.
Polresta Pontianak telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas guna mengurai potensi kemacetan.
Personel ditempatkan di titik-titik strategis untuk memastikan kelancaran arus kendaraan serta menjaga akses kendaraan darurat seperti ambulans dan mobil pemadam kebakaran tetap terbuka.
Pendekatan humanis dalam pengaturan lalu lintas ditekankan agar masyarakat tetap merasa nyaman dan terlayani dengan baik.
Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Selain pengaturan lalu lintas, aspek keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) menjadi perhatian serius.
Potensi tindak kriminalitas seperti pencopetan, provokasi, maupun gesekan antar kelompok menjadi ancaman yang harus diantisipasi.
Kapolresta menginstruksikan seluruh personel untuk meningkatkan kewaspadaan tanpa mengurangi sikap ramah terhadap masyarakat.
Deteksi dini terhadap potensi gangguan menjadi kunci agar situasi tetap terkendali.
Personel juga diminta aktif melakukan patroli dialogis untuk memberikan rasa aman serta membangun komunikasi positif dengan masyarakat.
Perkuat Sinergitas Antar Satgas

Dalam apel tersebut juga ditekankan pentingnya sinergi antar Satgas yang terlibat dalam Operasi Liong Kapuas 2026.
Koordinasi yang solid dan komunikasi efektif menjadi faktor utama keberhasilan pengamanan.
Setiap perkembangan situasi di lapangan wajib dilaporkan secara berjenjang agar respons dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
Kolaborasi antara Polresta Pontianak, Polda Kalbar, dan instansi terkait diharapkan mampu menciptakan sistem pengamanan yang terintegrasi.
Kapolresta optimistis dengan perencanaan matang dan soliditas personel, Parade Naga Bersinar 2577 Tahun 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.
Dukungan dan Harapan dari Humas Ops Liong Kapuas

Terkait kesiapan personel, Kasatgas Humas Ops Liong Kapuas 2026, AKBP Prinanto, menyampaikan bahwa seluruh personel baik dari Satgasda maupun Satgasres telah siap melaksanakan tugas pengamanan secara maksimal.
Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan selama festival berlangsung.
“Kami berharap seluruh masyarakat Pontianak dapat berkolaborasi mendukung kegiatan ini, sehingga acara berjalan lancar dan situasi kamtibmas di Pontianak maupun Kalimantan Barat tetap aman, damai, dan kondusif,” ujar AKBP Prinanto.
Komitmen Polri Jaga Harmoni dan Keamanan

Parade Naga Bersinar merupakan bagian dari rangkaian perayaan Cap Go Meh yang sarat nilai budaya dan toleransi.
Sebagai kota yang dikenal dengan keberagaman, Pontianak terus menunjukkan harmoni melalui festival budaya berskala besar.
Melalui Apel Pengamanan Parade Naga Bersinar 2026, Polresta Pontianak menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dengan kesiapan personel, strategi pengamanan terukur, serta sinergitas lintas instansi, diharapkan perayaan Cap Go Meh 2026 dapat berlangsung meriah tanpa mengurangi rasa aman.
Kehadiran aparat keamanan di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penjaga ketertiban, tetapi juga sebagai wujud nyata pelayanan Polri dalam mendukung kegiatan budaya yang menjadi kebanggaan Kota Pontianak dan Kalimantan Barat.









