Akarkata.com, Ketapang — Menjelang meningkatnya arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 H, jajaran Kepolisian Republik Indonesia terus memperkuat pengamanan di berbagai titik strategis, termasuk jalur transportasi laut.
Salah satu upaya tersebut dilakukan oleh Kapolsek Kawasan Pelabuhan Sukabangun Ipda Kolai, yang memimpin langsung pengamanan kedatangan Kapal Dharma Ferry II di Pelabuhan Pelindo II, Desa Sukabangun, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang, Selasa (17/03/2026).
Kegiatan pengamanan ini merupakan bagian dari langkah preventif Polri dalam menjamin keselamatan, kenyamanan, serta kelancaran mobilitas masyarakat yang menggunakan moda transportasi laut untuk mudik Lebaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pengamanan Ketat di Area Dermaga dan Jalur Penumpang

Kapal Dharma Ferry II yang dinakhodai oleh Capt. Hendra Budi tiba di Pelabuhan Pelindo II dengan membawa total puluhan awak kapal dan ratusan penumpang.
Berdasarkan data yang dihimpun, kapal tersebut diawaki oleh 33 orang awak kapal serta didukung oleh 23 kru vendor.
Selain penumpang, kapal juga mengangkut berbagai jenis kendaraan yang menjadi ciri khas moda transportasi laut antarwilayah. Kendaraan tersebut meliputi:
• 16 unit sepeda motor
• 10 unit kendaraan golongan III (minibus)
• 7 unit kendaraan golongan IV (truk)
• 5 unit kendaraan golongan V (fuso)
Sementara itu, jumlah penumpang yang tercatat dalam manifest mencapai 173 orang, terdiri dari 151 orang dewasa, 15 anak-anak, dan 1 bayi.
Melihat volume penumpang dan kendaraan tersebut, pengamanan dilakukan secara menyeluruh di seluruh area pelabuhan.
Personel kepolisian disiagakan di dermaga, area parkir, pintu keluar masuk, serta jalur distribusi kendaraan guna mencegah kepadatan dan potensi gangguan keamanan.
Antisipasi Lonjakan Arus Mudik Lebaran

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Sukabangun Ipda Kolai menegaskan bahwa pengamanan kedatangan kapal merupakan bagian penting dalam rangka Operasi Ketupat Kapuas 2026 yang berfokus pada pengamanan mudik Lebaran.
Menurutnya, transportasi laut menjadi salah satu jalur vital bagi masyarakat di wilayah pesisir dan kepulauan Kalimantan Barat, sehingga perlu pengawasan ekstra.
“Pengamanan kedatangan maupun keberangkatan kapal merupakan upaya kami untuk memastikan seluruh aktivitas di pelabuhan berjalan aman, tertib, dan lancar, terutama menjelang lonjakan arus mudik,” ujar Ipda Kolai.
Ia menambahkan bahwa kehadiran polisi di pelabuhan tidak hanya berfungsi sebagai pengamanan, tetapi juga memberikan rasa aman dan kepercayaan kepada masyarakat yang melakukan perjalanan jauh.
Sinergi Lintas Instansi untuk Pelayanan Optimal

Pengamanan di Pelabuhan Pelindo II tidak dilakukan oleh kepolisian semata.
Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur terkait sebagai bentuk kolaborasi lintas instansi dalam mendukung kelancaran transportasi laut.
Beberapa pihak yang turut terlibat antara lain:
• Petugas keamanan Pelindo II
• Karyawan PT Dharma Lautan Utama (DLU)
• Staf Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP)
• Balai Karantina Hewan dan Ikan
Sinergi ini memastikan seluruh proses kedatangan kapal berjalan sesuai prosedur, mulai dari pemeriksaan dokumen, pengaturan arus penumpang, hingga pengawasan barang dan kendaraan.
Kolaborasi tersebut juga menjadi kunci utama dalam mencegah potensi gangguan keamanan, termasuk penyelundupan, kecelakaan, maupun kepadatan penumpang di area pelabuhan.
Situasi Pelabuhan Terpantau Aman dan Kondusif
Selama kegiatan pengamanan berlangsung, situasi di Pelabuhan Pelindo II dilaporkan dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali.
Penumpang dapat turun dengan lancar, sementara kendaraan yang diangkut kapal berhasil keluar dari area pelabuhan tanpa hambatan berarti.
Kehadiran aparat kepolisian juga memberikan rasa nyaman bagi masyarakat, khususnya bagi keluarga yang membawa anak-anak maupun lansia.
Selain itu, petugas turut memberikan imbauan kepada para penumpang dan pengemudi kendaraan agar tetap mematuhi aturan keselamatan serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Komitmen Polri Mengawal Mudik Aman 2026
Pengamanan kedatangan Kapal Dharma Ferry II ini merupakan salah satu bentuk nyata komitmen Polri dalam mendukung slogan “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” pada Operasi Ketupat Kapuas 2026.
Kapolsek Ipda Kolai menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, mengingat arus mudik diperkirakan terus meningkat dalam beberapa hari ke depan.
Dengan pengamanan terpadu, koordinasi lintas instansi, serta kehadiran personel di lapangan, diharapkan seluruh aktivitas transportasi laut di Kabupaten Ketapang dapat berjalan lancar hingga puncak arus mudik dan arus balik Lebaran.
“Polri hadir untuk memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan,” pungkasnya.







