Akarkata.com, Sanggau, Kalbar — Kondisi jembatan di Dusun Tanak saat ini menjadi perhatian serius karena mengalami kerusakan cukup parah dan dinilai membahayakan keselamatan warga.
Infrastruktur yang menjadi jalur utama mobilitas masyarakat tersebut kini tidak lagi layak digunakan secara optimal, sehingga menghambat berbagai aktivitas sehari-hari.
Jembatan tersebut memiliki peran vital sebagai penghubung antarwilayah, terutama bagi warga yang beraktivitas di sektor ekonomi, pendidikan, hingga layanan kesehatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kerusakan yang terjadi membuat masyarakat harus lebih berhati-hati saat melintas, bahkan sebagian warga terpaksa mencari jalur alternatif yang lebih jauh.
TMMD Ke-128 Siap Ambil Peran

Melihat kondisi tersebut, Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1204/Sanggau bergerak cepat dengan menjadikan pembangunan jembatan sebagai salah satu prioritas dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD).
Program ini merupakan wujud nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan.
Komandan Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1204/Sanggau, Letkol Inf Nurrachman Gindha Dradhizya., S.I.P, menegaskan bahwa pembangunan kembali jembatan di Dusun Tanak menjadi fokus utama karena urgensi dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat.
“Jembatan ini merupakan jalur utama masyarakat. Dengan dibangunnya kembali, diharapkan aktivitas warga menjadi lebih lancar serta dapat mendorong peningkatan perekonomian,” ujarnya.
Dorong Akses dan Keselamatan Warga

Selain memperlancar mobilitas, pembangunan jembatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan faktor keselamatan bagi masyarakat.
Kondisi jembatan sebelumnya dinilai berisiko tinggi, terutama saat dilalui kendaraan atau pada saat musim hujan.
Dengan adanya pembangunan baru, masyarakat nantinya dapat menikmati akses yang lebih aman, kuat, dan tahan lama.
Hal ini tentunya akan memberikan dampak positif dalam jangka panjang bagi perkembangan wilayah Dusun Tanak.
Gotong Royong Jadi Kunci Keberhasilan

Pelaksanaan pembangunan tidak hanya melibatkan Satgas TMMD, tetapi juga mendapat dukungan penuh dari masyarakat setempat.
Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama dalam mempercepat proses pengerjaan di lapangan.
Kolaborasi antara TNI dan warga ini tidak hanya mempercepat pembangunan fisik, tetapi juga mempererat hubungan emosional serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Dampak Positif bagi Perekonomian Desa
Perbaikan infrastruktur seperti jembatan memiliki efek domino terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan akses yang lebih baik, distribusi hasil pertanian, aktivitas perdagangan, serta mobilitas warga menjadi lebih efisien.
Tidak hanya itu, akses menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan juga akan semakin mudah dijangkau, sehingga kualitas hidup masyarakat di wilayah tersebut dapat meningkat secara signifikan.
Komitmen TMMD untuk Pembangunan Desa
Program TMMD Ke-128 Kodim 1204/Sanggau tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga bertujuan memperkuat kebersamaan dan mempercepat pemerataan pembangunan di daerah terpencil.
Dengan dimulainya pembangunan kembali jembatan di Dusun Tanak, diharapkan masyarakat dapat segera merasakan manfaat nyata berupa akses yang lebih lancar, aman, dan mendukung berbagai aktivitas sosial maupun ekonomi.
Langkah cepat Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1204/Sanggau dalam merespons kondisi jembatan yang rusak menunjukkan komitmen nyata TNI dalam membantu masyarakat.
Pembangunan ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang yang tidak hanya memperbaiki infrastruktur, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan warga secara keseluruhan.
Pendim 1204/Sanggau











