Akarkata.com, Meranti, Landak — Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus ditunjukkan jajaran Polsek Meranti melalui pendampingan langsung kepada masyarakat di sektor pertanian.
Salah satu bentuk dukungan tersebut terlihat saat dilaksanakannya pengecekan progres tanaman jagung mandiri di Dusun Sunge Muntik, Desa Kelampai Setolo, Kecamatan Meranti, Kabupaten Landak, Senin (11/5/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Meranti IPDA Uwes, S.H., bersama Bintara Penggerak Desa Kelampai Setolo Bripka Sutrisno, Kasium Polsek Meranti Aipda A. Roberto R., serta Bapak Niko selaku pengurus lahan demplot Polsek Meranti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Di tengah hamparan tanaman jagung yang tumbuh hijau dan subur, jajaran kepolisian melakukan pengecekan perkembangan tanaman secara menyeluruh.
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman tetap sehat, pertumbuhannya optimal, serta program pertanian mandiri masyarakat berjalan sesuai harapan.
Lahan jagung yang dipantau tersebut merupakan milik warga bernama Bapak Nikolaus dengan luas sekitar satu hektar.
Pada lahan itu digunakan bibit jagung jenis NK Pendekar Sakti sebanyak 9 kilogram yang saat ini menunjukkan perkembangan cukup baik dan menjanjikan.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Meranti IPDA Uwes, S.H., menjelaskan bahwa kegiatan pengecekan rutin tersebut menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap ketahanan pangan sekaligus upaya meningkatkan produktivitas masyarakat di bidang pertanian.
“Kami hadir untuk memastikan program pertanian mandiri masyarakat berjalan dengan baik. Pendampingan dan pengecekan rutin ini dilakukan agar tanaman jagung dapat tumbuh maksimal sehingga nantinya mampu meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan masyarakat,” ujar IPDA Uwes.
Menurut Kapolsek, sektor pertanian memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
Oleh sebab itu, pihak kepolisian turut memberikan motivasi dan pendampingan agar masyarakat semakin semangat memanfaatkan lahan produktif yang dimiliki.
Selain melakukan pengecekan tanaman, jajaran Polsek Meranti juga berdialog langsung dengan pengelola lahan terkait kondisi tanaman, kebutuhan perawatan, hingga kendala yang dihadapi selama proses penanaman jagung berlangsung.
Kapolsek Meranti menambahkan bahwa sinergitas antara aparat kepolisian dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Meranti.
“Dengan adanya kebersamaan dan semangat gotong royong seperti ini, kami berharap masyarakat semakin termotivasi untuk mengembangkan sektor pertanian yang menjadi salah satu penopang ekonomi warga,” tambahnya.
Sementara itu, pemilik lahan jagung Bapak Nikolaus mengaku senang dan mengapresiasi perhatian yang diberikan pihak kepolisian terhadap perkembangan tanaman jagung miliknya.
Menurutnya, pendampingan dari Polsek Meranti memberikan semangat tambahan bagi masyarakat untuk terus mengembangkan usaha pertanian.
“Kami merasa sangat terbantu dengan adanya pendampingan dan pengecekan dari Polsek Meranti. Semoga hasil panen nantinya bisa memuaskan dan memberi manfaat besar bagi keluarga maupun masyarakat sekitar,” ungkapnya penuh semangat.
Melalui kegiatan tersebut, Polsek Meranti berharap program pertanian mandiri yang dijalankan masyarakat dapat terus berkembang dan menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga di Kabupaten Landak.







