Akarkata.com, Bengkayang, Kalbar – Komandan Korem (Danrem) 121/Alambhana Wanawai (Abw) Brigjen TNI Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., M.Han., selaku Komandan Kolakops (Dankolakops) Rem 121/Abw melaksanakan kunjungan kerja ke Pos Gabungan Bersama (Gabma) Indonesia-Malaysia di Serikin, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Selasa (14/07/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Korem 121/Abw untuk memastikan kesiapan operasional personel Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani yang saat ini bertugas menjaga wilayah perbatasan negara.
Selain melakukan pengecekan fasilitas dan sarana pendukung, Danrem juga memberikan semangat serta motivasi kepada para prajurit agar tetap profesional dalam menjalankan tugas negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Danrem Tinjau Kesiapan Personel dan Fasilitas Pos Gabma Serikin

Dalam kunjungannya, Brigjen TNI Purnomosidi meninjau secara langsung kondisi Pos Gabma Serikin yang berada di kawasan strategis perbatasan Indonesia dan Malaysia.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh personel dan fasilitas pendukung berada dalam kondisi optimal guna menunjang keberhasilan pelaksanaan tugas.

Beberapa fasilitas yang menjadi perhatian antara lain perangkat komunikasi, sarana transportasi operasional, barak prajurit, fasilitas sanitasi, dapur lapangan, hingga berbagai prasarana penunjang lainnya.
Menurut Danrem, kelengkapan dan kesiapan sarana menjadi faktor penting dalam mendukung tugas pengamanan wilayah perbatasan yang memiliki tantangan tersendiri.
Ia menegaskan bahwa prajurit yang bertugas di garis depan negara harus mendapatkan dukungan fasilitas yang memadai agar mampu menjalankan tugas secara maksimal, aman, dan efektif.
Berikan Motivasi untuk Meraih Prestasi Selama Penugasan

Selain melakukan pengecekan sarana dan prasarana, Danrem 121/Abw juga memberikan pengarahan kepada seluruh personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani.
Dalam arahannya, Brigjen TNI Purnomosidi mengingatkan bahwa tugas pengamanan perbatasan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan semata, tetapi juga memiliki peran penting dalam pembinaan teritorial dan komunikasi sosial dengan masyarakat yang berada di wilayah perbatasan.
Ia meminta seluruh prajurit untuk terus menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat setempat melalui pendekatan humanis dan kegiatan yang memberikan manfaat bagi warga.

“Satgas yang bertugas di bawah Kolakops Korem 121/Abw diharapkan mampu mengedepankan pendekatan kepada masyarakat, menjaga kekompakan, serta selalu berkoordinasi dengan pasukan Darat Malaysia dalam melaksanakan tugas di perbatasan,” ujar Brigjen TNI Purnomosidi.
Danrem juga menekankan pentingnya menjaga semangat pengabdian selama menjalankan tugas negara.
Menurutnya, penugasan di wilayah perbatasan merupakan kesempatan untuk menunjukkan dedikasi, loyalitas, serta prestasi yang membanggakan bagi satuan maupun institusi TNI.
“Awal pelaksanaan tugas ini harus menjadi motivasi untuk meraih berbagai prestasi, jadikan pengalaman bertugas sebagai kebanggaan dan kesempatan untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara,” pesannya.
Perkuat Sinergi dengan Stakeholder dan Masyarakat

Dalam kesempatan tersebut, Danrem 121/Abw mengingatkan pentingnya kerja sama dan sinergi dengan seluruh stakeholder yang ada di wilayah perbatasan.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tugas tidak dapat dilakukan secara sendiri, melainkan membutuhkan koordinasi yang baik dengan aparat pemerintah daerah, instansi terkait, Satgas Teritorial, aparat keamanan lainnya, hingga masyarakat sekitar.

Melalui sinergi yang kuat, berbagai tantangan yang muncul di wilayah perbatasan dapat diantisipasi dan diselesaikan secara efektif.
Selain itu, hubungan yang baik dengan masyarakat juga menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di kawasan perbatasan.
Waspadai Aktivitas Ilegal di Wilayah Perbatasan

Pada akhir arahannya, Brigjen TNI Purnomosidi menegaskan agar seluruh personel Satgas Pamtas RI-Malaysia tetap meningkatkan kewaspadaan selama menjalankan tugas.
Ia mengingatkan para prajurit agar tidak lengah terhadap berbagai potensi pelanggaran hukum yang kerap terjadi di kawasan perbatasan, seperti penyelundupan barang ilegal, perdagangan gelap, hingga peredaran narkotika lintas negara.
“Setiap prajurit harus tetap waspada dan melaksanakan tugas secara profesional, waspadai berbagai aktivitas ilegal seperti penyelundupan barang maupun narkotika yang dapat mengancam keamanan wilayah perbatasan,” tegas Danrem.

Kunjungan kerja Danrem 121/Abw Brigjen TNI Purnomosidi, S.I.P., M.A.P., M.Han., ke Pos Gabma Serikin ini menjadi bukti nyata perhatian pimpinan terhadap kondisi dan kesiapan prajurit yang bertugas di garis terdepan negara.
Diharapkan, arahan dan motivasi yang diberikan mampu meningkatkan semangat pengabdian personel Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di wilayah perbatasan Kalimantan Barat.







