Akarkata.com, Sengah Temila, Landak – Komitmen Polri dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat terus diwujudkan melalui pendekatan humanis.
Salah satunya dilakukan jajaran Polsek Sengah Temila, Polres Landak, Polda Kalbar, yang menggelar patroli dialogis dengan menyambangi warga di Desa Saham, Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, pada Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 12.40 WIB.
Di tengah teriknya cuaca siang, suasana penuh keakraban justru tampak di sebuah bengkel sederhana.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Seorang personel kepolisian duduk bersama pemilik bengkel, berbincang santai sembari mendengarkan berbagai cerita dan aspirasi masyarakat.
Momen tersebut menjadi gambaran nyata bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya saat terjadi persoalan hukum, tetapi juga sebagai sahabat dan mitra yang selalu siap mendengarkan.
Pendekatan dialogis yang dilakukan dalam patroli ini menjadi bagian dari strategi Polri Presisi yang mengedepankan komunikasi terbuka, pelayanan humanis, serta penguatan kemitraan dengan masyarakat.
Melalui percakapan yang berlangsung dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan, masyarakat merasa lebih nyaman menyampaikan berbagai informasi mengenai kondisi lingkungan maupun persoalan yang mereka hadapi.
Dalam kesempatan tersebut, personel Polsek Sengah Temila memanfaatkan waktu istirahat warga untuk menyampaikan berbagai pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Warga diimbau agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk tindak kriminalitas, seperti pencurian, penipuan, maupun aksi kejahatan lainnya yang dapat terjadi kapan saja.
Selain itu, masyarakat juga diajak untuk terus menjaga kerukunan, mempererat semangat gotong royong, serta saling peduli terhadap lingkungan sekitar.
Polisi mengingatkan bahwa keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
Petugas juga mengimbau warga agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan maupun potensi gangguan kamtibmas.
Melalui komunikasi yang terjalin secara langsung, kepolisian dapat lebih cepat memperoleh informasi mengenai situasi di lapangan sekaligus melakukan deteksi dini terhadap berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan wilayah.
Secara terpisah, Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Sengah Temila AKP Triyono, S.H., menjelaskan bahwa patroli dialogis merupakan implementasi nyata dari konsep Polri Presisi yang mengutamakan pendekatan persuasif dan humanis kepada masyarakat.
“Kehadiran polisi di tengah masyarakat bukan hanya saat ada masalah atau penindakan hukum saja. Kami ingin hadir sebagai sahabat, sebagai mitra yang bisa diajak berdiskusi kapan pun, bahkan di siang bolong saat warga sedang beraktivitas,” ujar AKP Triyono, S.H.
Kapolsek menambahkan bahwa komunikasi secara langsung dalam suasana santai terbukti lebih efektif untuk membangun kedekatan antara polisi dan masyarakat.
Menurutnya, obrolan ringan di warung, bengkel, maupun tempat berkumpul warga sering kali menghasilkan berbagai informasi penting yang dapat menjadi dasar dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Dengan duduk bersama, minum teh atau kopi bareng warga di warung atau bengkel, kita bisa mendengar keluh kesah mereka secara langsung. Himbauan kamtibmas yang kami sampaikan pun akan lebih mudah diterima karena suasananya cair dan penuh kekeluargaan. Kami berharap sinergi yang terbangun di Kecamatan Sengah Temila ini dapat terus terjaga, sehingga situasi keamanan di wilayah hukum Polres Landak senantiasa aman, damai, dan kondusif,” pungkas AKP Triyono.
Melalui patroli humanis yang dilakukan secara rutin, Polsek Sengah Temila berharap kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat.
Kehadiran polisi yang aktif menyapa, berdialog, dan mendengarkan aspirasi warga diharapkan mampu memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan, sekaligus menciptakan wilayah Kecamatan Sengah Temila yang aman, nyaman, damai, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.







