Akarkata.com, Menyuke, Landak – Kepedulian terhadap kondisi cuaca dan ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak, diwujudkan melalui pelaksanaan doa bersama dan Shalat Istisqa.
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk memanjatkan doa sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan yang terdampak musim rawan kebakaran.
Doa dan Shalat Istisqa dilaksanakan pada Rabu, 2 September 2026, sekitar pukul 07.30 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan berlangsung di halaman MIN 2 LANDAK, Dusun Goang, Desa Darit, Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak.

Pelaksanaan kegiatan tersebut diinisiasi oleh Polsek Menyuke bersama Kepala Sekolah MIN 2 LANDAK.
Selain menjadi bagian dari ikhtiar bersama menghadapi kondisi cuaca yang memprihatinkan, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antara aparat, pemerintah, tenaga pendidik, dan masyarakat.
Sejumlah unsur turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Di antaranya Kolonel Adm DODO SUBANDI, Tim Penyuluh Karhutla Kecamatan Menyuke, Kolonel MAR RIDWAN, Tim Penyuluhan Karhutla di Kecamatan Menyuke, Kapolsek Menyuke IPTU I NYOMAN ASTIKA,S,H., serta Danramil Menyuke Peltu LOTAS BANGUN.

Hadir pula Camat Menyuke Bapak THOMAS RONALDO OKTORA PANSA,S.hut, Kepala Desa Darit Bapak ARDION SE, Kepala Sekolah MIN 2 LANDAK beserta dewan guru, Bapak Haji USMAN ABRA, masyarakat muslim Desa Darit, serta personel Polsek Menyuke dan Koramil Menyuke.
Shalat Istisqa merupakan salah satu bentuk doa dan ikhtiar umat Islam ketika menghadapi kondisi kekeringan atau membutuhkan turunnya hujan.
Dalam kegiatan tersebut, warga bersama-sama memanjatkan doa dengan harapan kondisi cuaca segera membaik dan hujan dapat turun sehingga membantu mengurangi potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
Kegiatan juga menjadi pengingat pentingnya menjaga lingkungan di tengah kondisi yang masih diwarnai adanya kebakaran hutan dan lahan.

Peran masyarakat dalam mencegah munculnya titik api tetap menjadi bagian penting dalam upaya penanggulangan Karhutla.
Kapolsek Menyuke IPTU I NYOMAN ASTIKA,S,H. mengungkapkan bahwa doa bersama dilakukan karena kondisi cuaca saat ini cukup memprihatinkan dan masih terdapat kebakaran hutan dan lahan di wilayah sekitar.
“Warga melaksanakan doa bersama mengingat situasi cuaca yang saat ini sangat memprihatinkan dan masih adanya kebakaran hutan dan lahan yang terjadi,” ungkap Kapolsek.
Pelaksanaan Shalat Istisqa dan doa bersama selesai sekitar pukul 09.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau tertib, lancar, dan kondusif.

Kehadiran personel Polsek Menyuke dan Koramil Menyuke juga menjadi bagian dari pengamanan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung dengan aman.
Sinergi antara TNI-Polri dan masyarakat diharapkan terus terjaga, tidak hanya dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga dalam menghadapi ancaman Karhutla di Kecamatan Menyuke.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diharapkan semakin peduli terhadap lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.
Doa dan ikhtiar bersama menjadi bagian dari upaya menghadapi kondisi cuaca sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam menjaga wilayah Menyuke dari ancaman Karhutla.







