Akarkata.com, Pontianak, Kalimantan Barat – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat jajaran Polresta Pontianak.
Sat Samapta Polresta Pontianak meningkatkan kegiatan patroli dan pemantauan di sejumlah kawasan yang dinilai memiliki potensi terjadi kebakaran, Minggu (6/9/2026).
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan kepolisian menghadapi ancaman Karhutla yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat, kualitas udara, hingga kondisi lingkungan apabila tidak segera ditangani.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Patroli Sasar Wilayah Rawan Karhutla

Kegiatan patroli dipimpin langsung oleh KBO Sat Samapta Polresta Pontianak AKP Suharta bersama sejumlah personel.
Dalam pelaksanaannya, petugas menyambangi beberapa lokasi, di antaranya Jalan Parit Demang, Jalan Sepakat, dan Jalan Purnama.
Personel tidak hanya melakukan patroli mobiling, tetapi juga mengamati kondisi lingkungan dan lahan di sekitar jalur yang dilalui.
Pemantauan tersebut menjadi bagian dari langkah deteksi dini untuk mengetahui potensi munculnya titik api.
Kondisi lahan yang mudah terbakar menjadi perhatian tersendiri, terutama ketika terdapat aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Karena itu, keberadaan personel di lapangan diharapkan mampu mempercepat informasi apabila ditemukan indikasi kebakaran.
Deteksi Dini Jadi Prioritas

Patroli pencegahan Karhutla memiliki peran penting dalam mengantisipasi kebakaran sejak tahap awal.
Dengan pemantauan secara langsung, petugas dapat mengetahui kondisi wilayah sekaligus mengambil langkah apabila menemukan potensi gangguan keamanan maupun indikasi kebakaran lahan.
Sat Samapta Polresta Pontianak juga mengedepankan pendekatan preventif melalui kehadiran personel di tengah masyarakat.
Patroli diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kewaspadaan warga terhadap ancaman Karhutla.
Selain melakukan pemantauan, personel juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran.
Kesadaran warga menjadi salah satu faktor penting karena pencegahan Karhutla tidak dapat hanya mengandalkan aparat.
Polisi Ajak Masyarakat Cegah Kebakaran
Upaya penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.
Masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan, termasuk segera melaporkan apabila menemukan asap atau titik api di sekitar permukiman maupun lahan terbuka.
Kesiapsiagaan juga diperlukan karena kebakaran lahan dapat berkembang dengan cepat apabila kondisi lingkungan mendukung.
Api yang tidak segera ditangani berpotensi meluas dan menimbulkan dampak lebih besar terhadap masyarakat sekitar.
Melalui patroli rutin, Polresta Pontianak berupaya memperkuat langkah pencegahan sekaligus memastikan personel tetap siap menghadapi kemungkinan terjadinya Karhutla.
Polresta Pontianak Pastikan Kehadiran Personel
Kegiatan patroli Sat Samapta menjadi bagian dari komitmen Polresta Pontianak dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.
Kehadiran polisi di wilayah rawan diharapkan mampu memperkuat upaya deteksi dini sekaligus mencegah terjadinya kebakaran.
Polresta Pontianak menegaskan komitmennya untuk terus hadir di lapangan melalui kegiatan preventif dan pemantauan wilayah.
Sinergi antara kepolisian dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menekan potensi Karhutla.
Dengan patroli yang dilakukan secara berkelanjutan, potensi munculnya titik api dapat diketahui lebih cepat sehingga langkah penanganan dapat segera dilakukan.
Pencegahan sejak dini diharapkan mampu menjaga lingkungan sekaligus meminimalkan dampak Karhutla terhadap aktivitas dan keselamatan masyarakat di Kota Pontianak.







