Akarkata.com, Sambas, Kalimantan Barat – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan jajaran Polsek Jawai bersama TNI, Brimob, dan masyarakat.
Pada Jumat, 11 September 2026 malam, Kapolsek Jawai Iptu Beni Agus Trianto, S.H., memimpin langsung kegiatan patroli pencegahan dan penanggulangan Karhutla di sejumlah wilayah yang dinilai memiliki potensi rawan kebakaran.
Patroli berlangsung mulai pukul 21.30 WIB hingga 23.15 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif aparat untuk mendeteksi sedini mungkin potensi munculnya titik api sekaligus memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif di wilayah hukum Polsek Jawai.
Dalam kegiatan tersebut, Iptu Beni Agus Trianto, S.H. didampingi tiga personel Polsek Jawai.
Patroli juga melibatkan lima personel BKO Brimob, serta unsur Koramil 1208-04 Jawai yang dipimpin Peltu Suhadi bersama 10 personel.
Selain unsur TNI-Polri, kegiatan tersebut turut melibatkan Ketua RT 013 Dusun Timur, Desa Parit Setia, Kecamatan Jawai, serta Ketua RW 007 Dusun Timur, Desa Parit Setia, Kecamatan Jawai.
Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan lingkungan sekaligus membangun kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman Karhutla.
Patroli Sasar Lahan Rawan Karhutla

Dalam pelaksanaannya, personel menyusuri sejumlah lokasi yang berpotensi menjadi sumber kebakaran, termasuk lahan masyarakat dan kawasan yang ditumbuhi semak belukar.
Pemantauan dilakukan untuk memastikan tidak terdapat aktivitas pembakaran lahan maupun tanda-tanda munculnya api.
Untuk mendukung mobilitas petugas, patroli menggunakan satu unit kendaraan dinas roda empat dan empat unit kendaraan dinas roda dua.
Dengan dukungan kendaraan tersebut, personel dapat melakukan pemantauan secara lebih optimal di sejumlah titik yang menjadi sasaran patroli.
Kapolsek Jawai Iptu Beni Agus Trianto, S.H., menegaskan bahwa patroli merupakan langkah pencegahan yang penting dalam menghadapi potensi Karhutla, terutama ketika kondisi lingkungan rawan mengalami kekeringan.
Menurutnya, deteksi dini menjadi salah satu kunci dalam mencegah kebakaran meluas.
Karena itu, keberadaan personel di lapangan tidak hanya ditujukan untuk mencari titik api, tetapi juga memberikan edukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kebakaran.
Hasil Pemantauan Tidak Temukan Titik Api
Dari hasil patroli yang dilakukan hingga selesai, petugas tidak menemukan titik api maupun indikasi terjadinya kebakaran di wilayah yang menjadi sasaran pemantauan.
Kondisi lahan masyarakat, area semak belukar, dan kawasan sekitar yang dipantau terpantau aman.
Situasi Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Jawai juga berjalan aman dan kondusif.
Meski tidak menemukan titik api, personel tetap mengingatkan masyarakat agar tidak lengah terhadap potensi Karhutla.
Pengawasan lingkungan secara bersama-sama dinilai penting karena kebakaran dapat dengan cepat meluas apabila terjadi di tengah kondisi lahan yang kering.
TNI-Polri Ajak Masyarakat Cegah Karhutla
Polsek Jawai juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
Warga diminta tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, karena api yang tidak terkendali dapat merembet ke area lain dan menimbulkan dampak yang lebih luas.
Masyarakat juga diimbau segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan titik api, kepulan asap, maupun aktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran.
Patroli bersama antara Polsek Jawai, BKO Brimob, Koramil 1208-04 Jawai, dan unsur masyarakat tersebut diharapkan dapat memperkuat sistem pencegahan Karhutla.
Kehadiran aparat di lapangan sekaligus menjadi bentuk komitmen TNI-Polri dalam menjaga wilayah Jawai tetap aman, kondusif, dan terbebas dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.







