Akarkata.com, Sanggau, Kalbar – Dukungan terhadap upaya penanganan dampak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus diperkuat melalui sinergi berbagai pihak.
Salah satunya dilakukan BRI melalui Program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan menyerahkan bantuan sebanyak 20 unit mesin pompa air (alkon) kepada Kodim 1204/Sanggau-Sekadau.
Penyerahan bantuan tersebut berlangsung pada Jumat, 25 September 2026, sekitar pukul 11.11 WIB, bertempat di depan Makodim 1204/Sanggau-Sekadau.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bantuan ini ditujukan untuk mendukung penanganan tanggap darurat akibat dampak asap Karhutla di wilayah Kalimantan Barat, khususnya di wilayah kerja Kodim 1204/Sanggau-Sekadau.
Bantuan diserahkan langsung oleh Team Leader BRI Aryo Cahyagunarso bersama staf BRI.

Bantuan tersebut kemudian diterima oleh Dandim 1204/Sanggau-Sekadau Letkol Inf Nurrachman Gindha Dradhizya, S.I.P., yang didampingi Kasdim 1204/Sanggau-Sekadau Mayor Arm Duloh serta Pasi Ops Kapten Inf A.A. Siregar.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 1204/Sanggau-Sekadau Letkol Inf Nurrachman Gindha Dradhizya, S.I.P. menyampaikan apresiasi kepada BRI atas kepedulian dan dukungan yang diberikan melalui Program BRI Peduli TJSL.
Menurutnya, keberadaan mesin pompa air tersebut dapat menjadi salah satu sarana pendukung bagi personel yang melaksanakan penanganan Karhutla di lapangan, terutama dalam proses pemadaman dan pengendalian agar kebakaran tidak semakin meluas.
“Bantuan ini sangat berarti dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan, khususnya dalam penanganan Karhutla. Kami mengapresiasi kepedulian BRI yang turut mendukung upaya penanggulangan dampak asap Karhutla di Kalimantan Barat,” ujar Dandim.

Sebanyak 20 unit mesin pompa air (alkon) tersebut selanjutnya akan digunakan untuk mendukung kegiatan penanganan Karhutla oleh personel di wilayah Kodim 1204/Sanggau-Sekadau.
Peralatan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kesiapan dan efektivitas personel ketika menghadapi kondisi kebakaran di lapangan.
Penyerahan bantuan ini juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara dunia usaha dan unsur kewilayahan dalam menghadapi bencana.

Dukungan peralatan menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan sekaligus membantu pengendalian Karhutla dan dampak asap yang ditimbulkannya.
Melalui sinergi tersebut, berbagai pihak diharapkan dapat terus memperkuat langkah pencegahan dan penanganan Karhutla sehingga risiko meluasnya kebakaran maupun dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan dapat diminimalkan.
(Pendim 1204/Sanggau)







