Akarkata.com, Singkawang, Kalimantan Barat – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus diperkuat jajaran Kodim 1202/Singkawang.
Melalui Koramil 1202-03/Skh bersama Satgas BKO, personel kembali melaksanakan patroli dan monitoring di sejumlah wilayah yang dinilai memiliki potensi terjadinya Karhutla, Selasa (06/10/2026).
Patroli tersebut menyasar wilayah Kelurahan Sungai Rasau dan Kelurahan Setapuk Kecil, Kecamatan Singkawang Utara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah preventif untuk mendeteksi sedini mungkin keberadaan titik api sekaligus memastikan kondisi lahan yang sebelumnya pernah terbakar tetap aman.
Patroli Sasar Wilayah Rawan Karhutla

Dalam kegiatan tersebut, satu personel Koramil 1202-03/Skh, Serda Hariadi, bersama lima personel Satgas BKO yang dipimpin Serda Arif Gunawan melakukan penyisiran di sejumlah lokasi.
Tim menggunakan tiga unit sepeda motor untuk mendukung mobilitas selama patroli.
Dengan kendaraan tersebut, personel dapat menjangkau sejumlah area yang memiliki akses cukup sulit serta memonitor kondisi lahan secara langsung.
Selain mengamati potensi munculnya titik api, personel juga melakukan komunikasi dan pemantauan terhadap aktivitas masyarakat di sekitar kawasan yang menjadi sasaran patroli.
Hasil monitoring menunjukkan situasi di wilayah Sungai Rasau dan Setapuk Kecil dalam kondisi aman.
Petugas tidak menemukan adanya hotspot maupun aktivitas masyarakat atau pemilik lahan yang mengarah pada pembakaran lahan.
Cek Lahan Bekas Terbakar

Patroli tidak hanya berfokus pada pencarian titik api baru.
Personel juga melakukan pengecekan terhadap beberapa lokasi yang sebelumnya sempat mengalami kebakaran.
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan bara maupun sumber panas yang masih tersisa benar-benar telah padam.
Langkah tersebut penting dilakukan karena lahan bekas terbakar masih berpotensi menimbulkan asap atau api kembali apabila terdapat bara yang belum sepenuhnya mati.
Monitoring secara berkala pun terus dilakukan sebagai bagian dari antisipasi.
Dengan pengawasan yang konsisten, potensi munculnya titik api baru diharapkan dapat diketahui dan ditangani lebih cepat.
Danramil Imbau Warga Tidak Bakar Lahan

Danramil 1202-03/SKH, Kapten Inf Pendi Hutagalung, mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah Karhutla.
Salah satu langkah penting yang ditekankan adalah tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar.
Menurutnya, patroli yang dilakukan jajaran TNI bukan hanya bertujuan melakukan pemantauan, tetapi juga membangun kesadaran bersama bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Patroli ini merupakan langkah pencegahan untuk memastikan wilayah tetap aman dari potensi Karhutla. Kami juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan,” ujar Kapten Inf Pendi Hutagalung.
Imbauan tersebut menjadi penting mengingat pembukaan lahan dengan cara dibakar dapat meningkatkan risiko api meluas, terutama ketika kondisi lingkungan mendukung penyebaran api.
Pencegahan Karhutla Dilakukan Berkelanjutan

Kegiatan patroli dan monitoring yang dilakukan Koramil 1202-03/Skh bersama Satgas BKO menunjukkan bahwa upaya pencegahan Karhutla dilakukan secara berkelanjutan.
Pengawasan lapangan menjadi salah satu cara untuk mengetahui perkembangan kondisi wilayah secara langsung.
Selain mendeteksi hotspot, patroli juga dapat menjadi sarana untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Kodim 1202/Singkawang melalui jajaran kewilayahannya akan terus mendorong langkah-langkah pencegahan, khususnya di kawasan yang memiliki riwayat maupun potensi kebakaran.
Dengan sinergi antara personel TNI dan masyarakat, potensi Karhutla diharapkan dapat ditekan sejak dini.
Kondisi wilayah Kecamatan Singkawang Utara pun diharapkan tetap aman, sehingga aktivitas masyarakat dapat berlangsung tanpa terganggu dampak kebakaran hutan dan lahan.
Pencegahan menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman Karhutla.
Karena itu, kepedulian masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan tetap aman.







