Akarkata.com, Singkawang, Kalbar – Kodim 1202/Singkawang melalui Koramil 1202-03/Singkawang Tengah bersama Satgas BKO kembali memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan melaksanakan patroli serta monitoring di wilayah rawan, Rabu (07/10/2026).
Kegiatan tersebut menyasar Kelurahan Sungai Rasau dan Kelurahan Setapuk Kecil, Kecamatan Singkawang Utara, sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi munculnya titik api.
Patroli melibatkan Sertu Saifulah dari Koramil 1202-03/Skh bersama lima personel Satgas BKO yang dipimpin Serda Rian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk mendukung mobilitas selama pemantauan, tim menggunakan tiga unit sepeda motor sehingga dapat menjangkau sejumlah lokasi yang dinilai memiliki potensi terjadi kebakaran lahan.
Patroli Pastikan Tidak Ada Titik Api

Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, personel tidak menemukan adanya hotspot maupun aktivitas masyarakat atau pemilik lahan yang mengarah pada pembakaran.
Kondisi tersebut menjadi indikasi positif dalam upaya menjaga wilayah Singkawang Utara tetap aman dari ancaman Karhutla.
Personel juga mengecek sejumlah lahan yang sebelumnya sempat terbakar.

Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa dan berpotensi kembali menimbulkan asap maupun memicu kebakaran baru.
Selain melakukan pemantauan, patroli juga menjadi sarana bagi personel untuk mengingatkan masyarakat mengenai bahaya membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.
Edukasi tersebut penting dilakukan secara berkelanjutan, terutama di wilayah yang memiliki lahan rawan terbakar.
TNI Ajak Masyarakat Cegah Karhutla

Babinsa Sertu Saifullah menegaskan bahwa patroli bukan hanya bertujuan mencari titik api, tetapi juga sebagai langkah antisipasi agar potensi kebakaran dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin.
“Patroli ini merupakan langkah pencegahan untuk mendeteksi potensi Karhutla sejak dini. Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar,” ujar Babinsa Sertu Saifullah.
Kegiatan patroli yang dilakukan secara rutin diharapkan mampu memperkuat kesadaran masyarakat sekaligus meningkatkan koordinasi antara TNI dan warga dalam menjaga lingkungan.

Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam mencegah munculnya titik api baru.
Dengan pengawasan yang konsisten, edukasi kepada masyarakat, serta respons cepat terhadap potensi kebakaran, wilayah Singkawang Utara diharapkan tetap aman dan terbebas dari ancaman Karhutla.
(Pendim 1202/Skw)







