Akarkata.com, Bengkayang – Percepatan distribusi material menjadi salah satu langkah yang terus dilakukan Satgas TMMD ke-130 Kodim 1209/Bengkayang untuk mendukung penyelesaian pembangunan fisik di wilayah perbatasan.
Upaya tersebut berlangsung di Dusun Sebujit Baru, Desa Hli Buei, Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang, Rabu (21/10/2026).
Personel Satgas bersama masyarakat terlihat bergotong royong membawa material menuju lokasi pekerjaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahan bangunan yang didistribusikan pada tahap ini meliputi seng untuk atap serta tripleks untuk pembuatan plafon atau dek bangunan.
Kebutuhan material tersebut berkaitan dengan sejumlah sasaran fisik TMMD, di antaranya pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK), dan sarana pendukung masyarakat lainnya.
Pasiter Satgas TMMD ke-130 Kodim 1209/Bengkayang, Kapten Inf Hendro, menegaskan bahwa distribusi material secara intensif merupakan bentuk komitmen TNI dalam mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah perbatasan.
Ketersediaan bahan bangunan di lokasi sasaran dinilai penting untuk menunjang kelancaran pekerjaan.
Pasokan yang memadai diharapkan membantu personel melanjutkan tahapan konstruksi sesuai kebutuhan dan perencanaan yang telah ditentukan.
Dalam pelaksanaannya, proses distribusi menghadapi kondisi medan yang cukup menantang.
Meski demikian, anggota Satgas dan masyarakat tetap bekerja sama mengangkut material agar dapat sampai ke titik pembangunan.
Kebersamaan tersebut menjadi bagian dari semangat gotong royong yang mendukung kegiatan TMMD.
Kerja sama antara prajurit dan warga membantu proses distribusi sekaligus memperlihatkan keterlibatan masyarakat dalam pembangunan di lingkungannya.
Satgas TMMD ke-130 Kodim 1209/Bengkayang berharap dukungan material yang berkelanjutan dapat membantu seluruh sasaran fisik diselesaikan sesuai jadwal.
Pembangunan rumah layak huni dan fasilitas sanitasi yang memadai diharapkan memberikan manfaat bagi warga Desa Hli Buei.
Melalui langkah tersebut, TNI berupaya mendukung pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat, khususnya di kawasan perbatasan Kabupaten Bengkayang.
(Pendim 1209/Bky)







