Akarkata.com, Bengkayang – Dukungan terhadap kehidupan sosial dan kebudayaan masyarakat menjadi salah satu manfaat yang diharapkan dari pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di kawasan Rumah Adat Sebujit, Desa Hli Buei, Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang.
Pembangunan tersebut merupakan bagian dari sasaran fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Kodim 1209/Bengkayang.
Fasilitas sanitasi itu kini memasuki tahap akhir pengerjaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Progres pembangunan ditinjau langsung oleh Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad), Sabtu (24/10/2026), bersama Dansatgas TMMD sekaligus Dandim 1209/Bengkayang, Letkol Inf Aprianda, S.H., M.Sc.
Kawasan Rumah Adat Sebujit memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat setempat.
Selain menjadi tempat berkumpul, lokasi tersebut digunakan untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan adat dan ritual warga di wilayah Siding.
Aktivitas kebudayaan yang melibatkan masyarakat membutuhkan dukungan sarana dasar yang memadai.
Salah satunya adalah fasilitas sanitasi yang dapat menunjang kebersihan lingkungan serta kenyamanan warga ketika mengikuti kegiatan di kawasan Rumah Adat.
Pembangunan MCK melalui TMMD diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan tersebut.
Kehadiran fasilitas yang memadai menjadi bagian dari upaya mendukung aktivitas masyarakat tanpa mengesampingkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Dalam peninjauan lapangan, Tim Wasev memastikan perkembangan pekerjaan sekaligus melihat kesiapan sasaran fisik program.
Pengerjaan yang telah memasuki tahap finishing menunjukkan bahwa pembangunan berada pada fase penyelesaian.
Tim Wasev mengapresiasi kerja keras prajurit TNI dan masyarakat setempat yang bergotong royong menyelesaikan fasilitas tersebut.
Pekerjaan terus dipercepat agar dapat rampung lebih awal dari jadwal, dengan tetap menjaga kualitas bangunan.
Program TMMD melalui pembangunan fasilitas umum diharapkan dapat memberikan manfaat yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam konteks Rumah Adat Sebujit, sarana sanitasi tidak hanya mendukung kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menunjang kenyamanan penggunaan ruang yang memiliki nilai sosial dan budaya.
Setelah pembangunan selesai, pemeliharaan fasilitas menjadi tanggung jawab penting agar sarana tersebut tetap bersih dan berfungsi.
Dengan demikian, manfaat pembangunan diharapkan dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat Desa Hli Buei dan sekitarnya.
(Pendim 1209/Bky)







