Akarkata.com, Bengkayang – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 1209/Bky membangun sumur bor di kawasan Rumah Adat, Dusun Sebujit Baru, Desa Hli Buei, Kecamatan Siding, Kabupaten Bengkayang, Selasa (27/10/2026).
Pembangunan tersebut menjadi salah satu upaya menyediakan akses air bersih untuk mendukung aktivitas masyarakat di wilayah tersebut.
Pemilihan lokasi pembangunan sumur bor didasarkan pada kebutuhan warga terhadap ketersediaan air bersih, terutama ketika rumah adat digunakan sebagai pusat kegiatan masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Tempat tersebut tidak hanya memiliki fungsi kebudayaan, tetapi juga menjadi lokasi berkumpulnya warga untuk melaksanakan berbagai acara adat dan musyawarah desa.
Selama kegiatan yang melibatkan banyak orang berlangsung, kebutuhan air bersih menjadi salah satu hal penting yang perlu diperhatikan.
Air dibutuhkan untuk menunjang kebersihan lingkungan serta memenuhi kebutuhan sanitasi masyarakat yang hadir dalam berbagai kegiatan.

Kondisi tersebut mendorong Satgas TMMD ke-130 Kodim 1209/Bky untuk menghadirkan fasilitas sumur bor di lokasi yang dinilai strategis.
Pembangunan ini diharapkan dapat membantu mengurangi kendala pemenuhan kebutuhan air bersih ketika masyarakat menyelenggarakan kegiatan bersama.
Keberadaan fasilitas tersebut juga diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang.

Dengan akses air yang lebih memadai, warga memiliki dukungan infrastruktur yang dapat menunjang aktivitas sosial dan kebudayaan di lingkungan rumah adat.
Tokoh adat dan masyarakat setempat menyambut positif pembangunan sumur bor tersebut.
Mereka mengapresiasi perhatian jajaran Kodim 1209/Bky yang dinilai telah merespons kebutuhan nyata masyarakat.

Melalui TMMD ke-130, Kodim 1209/Bky terus berupaya menghadirkan pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan warga.
Pembangunan sumur bor ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketersediaan infrastruktur dasar sekaligus mendukung kelancaran aktivitas masyarakat di Dusun Sebujit Baru.
Diharapkan, fasilitas air bersih tersebut dapat dimanfaatkan dan dipelihara bersama sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat setempat.
(Pendim 1209/Bky)







