Akarkata.com, Landak, Polda Kalbar – Upaya Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan dengan pendekatan yang ramah dan edukatif.
Salah satunya melalui patroli siang hari yang dilaksanakan oleh personel Polsek Sengah Temila, Polres Landak, dengan menyapa dan berinteraksi langsung bersama anak-anak di wilayah hukumnya, Sabtu (17/1/2026).
Kegiatan patroli tersebut dikemas melalui program Polisi Sahabat Anak, sebuah inisiatif yang bertujuan menanamkan nilai-nilai positif serta membangun kedekatan emosional antara kepolisian dan generasi muda sejak usia dini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam suasana santai dan penuh keceriaan, kehadiran polisi disambut antusias oleh anak-anak.
Tidak sekadar melakukan pemantauan situasi kamtibmas, personel kepolisian juga memberikan edukasi ringan yang disesuaikan dengan usia anak-anak.
Dengan bahasa sederhana, polisi mengajak mereka untuk selalu menaati nasihat orang tua dan guru, giat belajar, serta menjauhi pergaulan yang dapat berdampak buruk bagi masa depan.
Selain itu, anak-anak diberikan pemahaman tentang pentingnya keselamatan saat bermain, seperti tidak bermain di jalan raya dan selalu menjaga diri serta teman-temannya.
Polisi juga menanamkan nilai saling menghormati, menjaga kebersihan lingkungan, dan membiasakan disiplin dalam kehidupan sehari-hari.
Interaksi hangat terlihat jelas saat personel Polsek Sengah Temila berbaur langsung bersama anak-anak.
Edukasi tentang keselamatan, kedisiplinan, dan bahaya perilaku negatif disampaikan secara komunikatif dan menyenangkan, sehingga mudah dipahami.
Suasana ceria pun tercipta, mencerminkan kedekatan antara polisi dan masyarakat.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Sengah Temila AKP Ecep Maman Hermawan, S.H., M.Kn., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian Polri dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.
“Melalui program Polisi Sahabat Anak, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa polisi adalah sahabat masyarakat, pelindung, dan pengayom. Pendekatan humanis ini diharapkan mampu menghilangkan rasa takut anak-anak terhadap polisi dan menumbuhkan rasa aman,” jelas Kapolsek.
Ia menambahkan, kehadiran polisi di tengah anak-anak juga menjadi sarana penyampaian pesan-pesan moral sejak dini, mulai dari kepatuhan kepada orang tua dan guru, semangat belajar, hingga pentingnya menjaga pergaulan yang sehat.
“Kami berharap anak-anak tumbuh menjadi generasi yang disiplin, berakhlak baik, serta memiliki kesadaran hukum sejak dini. Ini merupakan investasi jangka panjang dalam menciptakan masyarakat yang taat hukum dan cinta Tanah Air,” pungkasnya.
Update informasi Akarkata.com melalui Kanal Media Sosial Klik:











