Penyalur Petani Kalbar Nandar ‘Kratom 69’ Angkat Bicara Soal Hoax yang Merugikan Reputasi

- Admin

Kamis, 23 April 2026 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nandar Kratom 69 Tegaskan Kredibilitas, Imbau Masyarakat Tidak Sebar Hoax

Nandar Kratom 69 Tegaskan Kredibilitas, Imbau Masyarakat Tidak Sebar Hoax

Akarkata.com, Pontianak, Kalbar — Nandar yang dikenal luas dengan sebutan Kratom 69 menyampaikan keberatan atas beredarnya informasi tidak benar (hoax) di platform TikTok dan media sosial lainnya yang mencatut namanya.

Ia menegaskan bahwa konten tersebut tidak sesuai fakta dan berpotensi merusak reputasi yang telah dibangunnya selama bertahun-tahun sebagai penyalur petani di Kalimantan Barat.

Dalam keterangannya kepada wartawan pada Kamis (23/4/2026), Nandar menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam informasi yang beredar di media sosial tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyayangkan munculnya konten yang dinilai tidak berdasar dan merugikan berbagai pihak, termasuk dirinya serta para petani yang selama ini menjadi mitranya.

“Saya merasa keberatan atas penyebaran berita hoax tersebut. Nama Nandar atau Kratom 69 selama ini dikenal luas di Kalimantan Barat bahkan hingga tingkat nasional sebagai penyalur petani yang amanah,” tegasnya.

Reputasi Dibangun Bertahun-Tahun

Nandar menjelaskan bahwa reputasi yang ia miliki saat ini bukanlah sesuatu yang diperoleh secara instan.

Ia telah menjalankan peran sebagai penyalur petani selama puluhan tahun dengan menjunjung tinggi prinsip kepercayaan, konsistensi kualitas, serta transparansi dalam setiap kerja sama.

Selama perjalanan tersebut, Nandar mengaku telah menjalin kemitraan dengan berbagai perusahaan besar di Kalimantan Barat.

Hubungan kerja sama itu terbangun melalui komitmen menjaga mutu hasil pertanian, ketepatan waktu distribusi, serta komunikasi yang terbuka dengan petani maupun pihak perusahaan.

“Nama baik ini saya bangun melalui proses panjang, bukan sehari dua hari. Jadi ketika ada informasi hoax yang menyerang, tentu saya sangat keberatan,” jelasnya.

Imbauan untuk Bijak Bermedia Sosial

Menanggapi beredarnya konten hoax di TikTok maupun platform media sosial lainnya, Nandar mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Baca Juga:  Fiki Naki Resmi Menikahi Tinandrose: Kronologi, Momen Haru, dan Respons Publik

Ia juga mengingatkan pentingnya sikap bijak dalam menggunakan media sosial, khususnya dalam menyaring dan membagikan informasi.

Menurutnya, penyebaran hoax tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga dapat merugikan pihak lain seperti petani dan mitra usaha yang selama ini bekerja sama dengannya.

“Saya mengimbau masyarakat untuk menyaring terlebih dahulu sebelum membagikan informasi. Jangan sampai berita yang belum jelas kebenarannya justru merugikan banyak pihak,” ujarnya.

Pertimbangkan Langkah Hukum

Lebih lanjut, Nandar tidak menutup kemungkinan akan menempuh jalur hukum apabila pihak yang menyebarkan informasi tersebut tidak segera memberikan klarifikasi.

Langkah ini dipertimbangkan sebagai bentuk perlindungan terhadap nama baik serta upaya menjaga kepercayaan para mitra dan petani.

Ia berharap pihak yang bertanggung jawab dapat segera memberikan penjelasan agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas.

“Jika tidak ada klarifikasi, saya akan mempertimbangkan langkah hukum. Ini demi menjaga nama baik saya dan melindungi para petani serta mitra kerja,” tegasnya.

Pelaku Penyebar Hoax Belum Diketahui

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti pihak yang pertama kali menyebarkan konten hoax tersebut di TikTok.

Pihak terkait diharapkan dapat menelusuri sumber informasi guna mencegah penyebaran berita serupa di masa mendatang.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi di era digital, serta pentingnya menjaga etika dalam bermedia sosial.

Berita Terkait

NSN E-SPORTS Asal Sintang Raih Juara 3, Wakili Kalbar ke Region Champion Borneo E-Sport Arena Games Season 2
Bantah Keras Tudingan Miring, PT SAU Bongkar Fakta Penggelapan Dana oleh Eks Karyawan dan Mangkraknya Jaringan PLN di Sungai Kelik
Erma Buka Suara soal Tugas Lapangan, MOU dan Hak Pekerja PT SAU
Imam Fauzi Dorong Tambang Rakyat Kalbar Tempuh Jalur Legal melalui Koperasi, WPR dan IPR
Insiden Penagihan Utang di Ketapang Viral, Tim Kolektor Bantah Tuduhan Pengeroyokan
Viral! Aipda Bedah Juni Winarto Rela Basah Kuyup Selamatkan Motor Warga Saat Banjir di Kapuas Hulu
Viral Video Dewi Perssik Bandingkan Bencana Aceh dan Lumajang, Klarifikasi Tuai Kritik Warganet
Raffi Ahmad dan Film Timur Donasikan Hasil Tiket untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
3 2 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Newest
Oldest Most Voted

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:12 WIB

Sepekan Operasi Patuh Kapuas 2026, Polres Ketapang Catat 248 Pelanggaran Lalu Lintas

Rabu, 4 November 2026 - 15:07 WIB

Wisuda Purna Bhakti Polres Ketapang 2026, Kapolres Berikan Penghormatan kepada Sembilan Personel

Rabu, 4 November 2026 - 14:58 WIB

Polsek Menukung Ajak Tokoh Masyarakat Cegah Narkoba dan Judi Online

Rabu, 4 November 2026 - 14:52 WIB

Polsek Nanga Pinoh Tanam Jagung Hibrida di Lahan 2 Hektare Dukung Ketahanan Pangan

Rabu, 4 November 2026 - 14:46 WIB

Kapolsek Nanga Pinoh Iptu Jamidi Turun Langsung Tanam Jagung Hibrida Bersama Petani

Rabu, 4 November 2026 - 14:31 WIB

Polres Melawi Tampung Aspirasi Warga Desa Paal, Narkoba dan Knalpot Brong Jadi Keluhan

Rabu, 4 November 2026 - 12:21 WIB

Dekat dengan Masyarakat, Polres Melawi Hadir Lewat Program Subuh Keliling

Rabu, 4 November 2026 - 12:09 WIB

Polsek Jongkong Amankan Empat Terduga Pelaku Narkotika Sabu di Kapuas Hulu

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x