Akarkata.com, Kubu Raya – Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali menjadi perhatian serius di wilayah Kalimantan Barat.
Menyikapi kondisi tersebut, Tim SAR Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Kalbar bergerak cepat melakukan upaya pemadaman serta pelokalisiran api yang terpantau mendekati kawasan permukiman warga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Aksi tanggap darurat ini dilaksanakan di area Komplek Miari 14 Residence, Sungai Raya Dalam Ujung, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, pada Sabtu (17/01/2026).
Api yang muncul di sekitar lahan terbuka dikhawatirkan merambat ke rumah penduduk apabila tidak segera ditangani.

Personel kepolisian langsung melakukan pemadaman di sejumlah titik api sekaligus membuat sekat bakar guna membatasi penyebaran api.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk mitigasi awal untuk melindungi keselamatan warga serta mencegah kerugian material yang lebih luas.

Hingga berita ini disusun, petugas di lapangan masih melanjutkan proses pembasahan atau mopping up.
Proses ini difokuskan pada pendinginan lahan, terutama di area gambut, guna memastikan tidak ada bara api tersisa yang berpotensi memicu kebakaran ulang akibat tiupan angin.

Dalam kegiatan tersebut, Ditsamapta Polda Kalbar mengerahkan personel beserta peralatan pendukung secara optimal.
Kesiapsiagaan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam menghadapi potensi Karhutla, khususnya di wilayah rawan kebakaran.
Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa patroli dan pemadaman yang dilakukan merupakan wujud komitmen Polri dalam menjaga keamanan serta kenyamanan masyarakat dari dampak Karhutla.
“Kami telah menginstruksikan jajaran, terutama Tim SAR Ditsamapta, untuk selalu siaga dan bergerak cepat apabila ditemukan titik api, khususnya yang berada dekat dengan permukiman warga. Saat ini fokus utama petugas adalah pendinginan intensif agar api tidak kembali menyala,” jelasnya.
Lebih lanjut, pihak kepolisian juga mengimbau seluruh masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar, mengingat kondisi cuaca yang masih cukup rawan.
Masyarakat diminta berperan aktif dengan segera melaporkan apabila melihat aktivitas pembakaran lahan agar dapat segera ditangani sebelum meluas.
Update informasi Akarkata.com melalui Kanal Media Sosial Klik:











