Akarkata.com, Pontianak – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat terus mengintensifkan pelaksanaan Operasi Kepolisian Kewilayahan Keselamatan Kapuas 2026.
Memasuki hari kesembilan, jajaran Polda Kalbar fokus menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) yang aman dan kondusif menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Selasa (10/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam upaya penegakan hukum, Satuan Tugas Penegakan Hukum (Satgas Gakkum) mencatat puluhan pelanggaran lalu lintas, yang mayoritas dilakukan oleh pengendara sepeda motor.
Kasatgas Gakkum Ops Keselamatan Kapuas 2026, AKBP Zulyanto Leonardi Kramajaya, S.I.K., M.M., mengungkapkan bahwa total 79 berkas tilang telah diterbitkan selama sembilan hari pelaksanaan operasi.

“Dari jumlah tersebut, sebanyak 58 tilang dilakukan secara manual, sedangkan 21 pelanggaran terekam melalui sistem ETLE.
Pelanggaran didominasi kendaraan roda dua sebanyak 56 unit, disusul roda empat 22 unit, serta satu kendaraan roda enam.

Selain penindakan, kami juga memberikan 10 teguran simpatik kepada pengendara,” jelas Zulyanto.
Selain tindakan represif, Polda Kalbar juga mengedepankan langkah preemtif guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas.

Kasatgas Preemtif Ops Keselamatan Kapuas 2026, AKBP Slamet Nanang Widodo, S.I.K., M.H., memimpin langsung kegiatan edukasi di kawasan Museum Kalimantan Barat.
Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian membagikan sedikitnya 35 lembar leaflet dan brosur kepada pengguna jalan.

Materi edukasi tersebut berisi pesan keselamatan, etika berkendara, serta ajakan untuk mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
“Edukasi ini kami lakukan agar masyarakat memahami bahwa kepatuhan berlalu lintas bukan semata karena takut ditilang, melainkan demi melindungi keselamatan jiwa,” tegas Slamet.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Kapuas 2026 mengedepankan pendekatan humanis namun tetap tegas dalam penegakan hukum.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu melengkapi surat-surat kendaraan, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mematuhi rambu lalu lintas. Operasi ini bertujuan menekan angka kecelakaan sehingga mobilitas masyarakat menjelang Idul Fitri dapat berjalan aman dan lancar,” ujar Bambang.
Secara umum, situasi lalu lintas di wilayah hukum Polda Kalbar pada hari kesembilan pelaksanaan Operasi Keselamatan Kapuas 2026 terpantau aman, tertib, dan kondusif, dengan partisipasi masyarakat yang semakin meningkat dalam mendukung keselamatan bersama.
Update informasi Akarkata.com melalui Kanal Media Sosial Klik:











