Akarkata.com, Sintang – Wakil Bupati Sintang Florensius Ronny berharap Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus melanjutkan pembangunan dan peningkatan jalan provinsi di wilayah Kabupaten Sintang.
Harapan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan safari Ramadhan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat di Keraton Sintang, Minggu (22/2/2026).
Kegiatan safari Ramadhan dipimpin langsung Gubernur Kalimantan Barat H. Ria Norsan bersama jajaran pemerintah provinsi, didampingi Ketua TP PKK Kalbar Hj. Erlin serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan itu, Florensius Ronny menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah provinsi terhadap pembangunan infrastruktur jalan di Sintang.
Ia menyebut dalam dua tahun terakhir sejumlah ruas jalan provinsi di daerahnya telah mendapatkan alokasi anggaran perbaikan.
Menurutnya, peningkatan jalan sangat penting karena menjadi jalur utama penghubung antar kecamatan serta mendukung mobilitas ekonomi masyarakat.
Ia mencontohkan ruas Simpang Medang menuju Serawai yang secara bertahap telah diperbaiki.
Selain itu, jalan menuju Nanga Mau sebagian besar sudah dalam kondisi baik meski masih terdapat beberapa titik yang perlu disempurnakan.
Sementara ruas menuju Semubuk di Kecamatan Ketungau Hilir masih memerlukan peningkatan cukup panjang.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Kalbar Ria Norsan mengatakan kunjungannya ke Kabupaten Sintang juga bertujuan memantau langsung kondisi infrastruktur, khususnya jalan provinsi.
Ia menjelaskan sejumlah ruas jalan yang menghubungkan Nanga Mau, Nanga Tebidah hingga Serawai memang belum selesai sepenuhnya karena panjangnya mencapai lebih dari 100 kilometer.
Selain itu, masih banyak jembatan kayu yang sudah rusak dan perlu diganti dengan konstruksi permanen.
Pemerintah provinsi, lanjutnya, akan terus berupaya melakukan perbaikan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran agar akses transportasi masyarakat semakin lancar.
Dengan peningkatan infrastruktur tersebut diharapkan distribusi barang, pelayanan publik, serta aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah pedalaman Sintang dapat berkembang lebih cepat.







