Akarkata.com, Sintang – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus mendorong percepatan pembangunan sumber daya manusia.
Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Barat H. Ria Norsan saat bertemu jajaran Pemerintah Kabupaten Sintang di Pendopo Bupati Sintang, Senin (23/02/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala, Wakil Bupati Florensius Ronny, serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Kabupaten Sintang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Gubernur juga didampingi sejumlah pimpinan OPD Pemerintah Provinsi Kalbar.
Kegiatan ini menjadi forum koordinasi untuk memperkuat kerja sama antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam pembangunan daerah.
Pentingnya Kolaborasi Antar Pemerintah

Dalam arahannya, Gubernur Ria Norsan menegaskan pembangunan daerah tidak dapat berjalan optimal tanpa sinergi lintas pemerintahan.
Ia menyebut kabupaten dan kota memiliki peran strategis dalam menentukan keberhasilan program pembangunan.
Menurutnya, beberapa capaian telah diraih selama satu tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan.
Namun masih terdapat indikator pembangunan yang perlu ditingkatkan.
Salah satu fokus utama adalah peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Kalimantan Barat.
Capaian IPM Masih Rendah

Gubernur menjelaskan IPM Kalbar saat ini berada pada angka 72,09.
Angka tersebut menempatkan Kalimantan Barat pada posisi kelima dari enam provinsi di Pulau Kalimantan.
Ia menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bersama.
IPM menjadi indikator penting dalam mengukur kualitas hidup masyarakat yang mencakup pendidikan, kesehatan, dan standar hidup.
Menurutnya, peningkatan IPM tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah provinsi, tetapi membutuhkan peran aktif pemerintah kabupaten hingga tingkat desa.
Pendidikan Jadi Faktor Utama

Ria Norsan menyebut sektor pendidikan menjadi faktor utama rendahnya IPM.
Persentase masyarakat yang lulus pendidikan menengah atas masih rendah.
Banyak warga langsung bekerja sebelum menyelesaikan pendidikan SMA.
Sebagai solusi, pemerintah berencana memperluas program pendidikan kesetaraan Paket C di pedesaan.
Program ini memungkinkan masyarakat memperoleh ijazah setara SMA tanpa harus mengikuti sekolah formal.
Selain itu, pemerintah juga akan menghadirkan tenaga pengajar langsung ke perusahaan tempat masyarakat bekerja.
Langkah ini bertujuan memudahkan pekerja melanjutkan pendidikan.
Peran Desa Sangat Penting

Gubernur menekankan peningkatan kualitas manusia dimulai dari tingkat desa.
Pemerintah desa dan kecamatan diharapkan aktif mendukung program pendidikan.
Ia mengajak pemerintah kabupaten dan kota bekerja sama agar target peningkatan IPM dapat tercapai.
Kolaborasi lintas sektor diperlukan agar masyarakat memperoleh akses pendidikan dan layanan kesehatan yang lebih baik.
Pentingnya Data Kependudukan
Selain pendidikan, gubernur juga menyoroti pentingnya pembaruan data kependudukan.
Ia mengimbau masyarakat aktif memperbarui data di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
Data yang akurat sangat penting karena menjadi dasar perhitungan statistik pembangunan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Perubahan status pendidikan, pekerjaan, maupun kondisi keluarga harus segera dilaporkan.
Dengan data yang valid, program pemerintah dapat disusun lebih tepat sasaran.
Dampak bagi Pembangunan Daerah
Peningkatan IPM berpengaruh langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Pendidikan yang baik akan meningkatkan keterampilan tenaga kerja.
Tenaga kerja berkualitas akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Selain itu, kualitas kesehatan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam perhitungan IPM.
Pemerintah berharap kerja sama semua pihak dapat mempercepat peningkatan kualitas hidup masyarakat Kalbar.
Harapan ke Depan
Melalui pertemuan tersebut, Gubernur Kalbar berharap pemerintah kabupaten dapat mendukung penuh program peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Ia menegaskan keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik, tetapi juga kualitas manusia.
Kolaborasi pemerintah provinsi, kabupaten, kecamatan, hingga desa menjadi kunci peningkatan IPM.
Dengan sinergi yang kuat, Kalimantan Barat diharapkan mampu memperbaiki peringkat pembangunan manusia dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.







