Akarkata.com, Ketapang – Kepolisian Resor (Polres) Ketapang menggelar kegiatan Forum Group Discussion (FGD) bersama sejumlah organisasi mahasiswa dan organisasi kepemudaan di Kabupaten Ketapang.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Mapolres Ketapang pada Kamis (05/03/2026) pukul 16.00 WIB dan dilanjutkan dengan buka puasa bersama.
Forum diskusi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR, yang didampingi oleh para pejabat utama Polres Ketapang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini bertujuan mempererat komunikasi antara pihak kepolisian dengan mahasiswa sekaligus menjadi wadah bertukar gagasan terkait isu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Sejumlah perwakilan mahasiswa hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya dari GMNI Ketapang, BEM Politeknik Ketapang, BEM AMKI, BEM SEKA, serta Presiden Mahasiswa STAI Al Haudl Ketapang, bersama beberapa organisasi kepemudaan di wilayah Kabupaten Ketapang.
FGD Polres Ketapang Jadi Wadah Dialog Polisi dan Mahasiswa

Forum Group Discussion yang digelar Polres Ketapang ini menjadi sarana dialog terbuka antara aparat kepolisian dan kalangan mahasiswa.
Dalam diskusi tersebut, mahasiswa diberikan kesempatan untuk menyampaikan pandangan, kritik, serta masukan terkait berbagai persoalan sosial yang terjadi di masyarakat.
Kapolres Ketapang menegaskan bahwa dialog seperti ini penting dilakukan untuk memperkuat hubungan antara kepolisian dan generasi muda, khususnya mahasiswa yang memiliki peran strategis dalam pembangunan bangsa.
Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dalam diskusi mengenai isu keamanan dan ketertiban masyarakat dapat membantu menciptakan solusi yang lebih komprehensif dalam menghadapi berbagai tantangan sosial.
Melalui forum diskusi ini, berbagai gagasan serta aspirasi dari mahasiswa dapat disampaikan secara langsung kepada pihak kepolisian.
Mahasiswa Apresiasi Kinerja Polres Ketapang

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan GMNI Ketapang Andre Pratama menyampaikan bahwa hubungan komunikasi antara Polres Ketapang dan mahasiswa selama ini berjalan dengan baik.
Ia menilai bahwa kinerja kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Ketapang telah menunjukkan hasil yang positif.
“Komunikasi antara Polres Ketapang dan mahasiswa selama ini telah berjalan harmonis. Kami berharap Polri ke depan semakin peka terhadap berbagai permasalahan masyarakat sehingga Ketapang tetap menjadi wilayah yang kondusif,” ujar Andre Pratama.
Pernyataan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan mahasiswa terhadap upaya kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan di daerah.
Sorotan Mahasiswa terhadap Peredaran Narkoba

Selain menyampaikan apresiasi, mahasiswa juga menyoroti beberapa persoalan yang masih menjadi perhatian di Kabupaten Ketapang, salah satunya terkait peredaran narkoba.
Perwakilan BEM Politeknik Ketapang Kevin mengungkapkan bahwa peredaran narkotika di wilayah Ketapang masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Ia berharap Polres Ketapang dapat terus meningkatkan upaya pemberantasan narkoba agar jaringan peredaran narkotika di daerah tersebut dapat diputus.
“Ketapang cukup rawan terhadap peredaran narkoba. Kami berharap Polres Ketapang dapat memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah ini,” ujar Kevin.
Masukan tersebut mendapat perhatian serius dari Kapolres Ketapang.
Kapolres Tekankan Peran Mahasiswa dalam Menjaga Kamtibmas

Menanggapi berbagai masukan dari mahasiswa, Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurutnya, mahasiswa merupakan salah satu komponen bangsa yang memiliki pengaruh besar dalam kehidupan sosial masyarakat.
Mahasiswa tidak hanya memiliki tanggung jawab akademik, tetapi juga berperan dalam memberikan edukasi serta membangun kesadaran masyarakat terhadap berbagai persoalan sosial.
“Mahasiswa juga memiliki peran penting dalam pengelolaan kamtibmas. Beberapa kegiatan Polres Ketapang juga sering melibatkan rekan-rekan mahasiswa,” ujar AKBP Muhammad Harris.
Kapolres juga mengajak mahasiswa untuk terus aktif memberikan masukan yang konstruktif demi kemajuan daerah.
Polres Ketapang Komitmen Berantas Narkoba
Dalam diskusi tersebut, Kapolres Ketapang juga menegaskan komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Ketapang.
Ia menjelaskan bahwa Polres Ketapang telah melakukan berbagai pengungkapan kasus narkoba di sejumlah wilayah sebagai bagian dari upaya memutus jaringan peredaran narkotika.
Kapolres juga mengapresiasi peran mahasiswa yang selama ini aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya narkoba.
“Kami selalu terbuka dan siap menerima setiap masukan, termasuk dari rekan-rekan mahasiswa. Polres Ketapang berkomitmen untuk memberantas segala bentuk tindak kejahatan narkoba,” tegas AKBP Muhammad Harris.
Diskusi Hangat Dilanjutkan dengan Buka Puasa Bersama
Setelah sesi diskusi selesai, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama antara jajaran Polres Ketapang dan para mahasiswa yang hadir.
Suasana kebersamaan terlihat saat para peserta diskusi menikmati hidangan berbuka puasa bersama.
Momentum tersebut semakin mempererat hubungan antara kepolisian dan mahasiswa.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa komunikasi yang baik antara aparat penegak hukum dan generasi muda dapat menjadi langkah penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.
Perkuat Kemitraan Polisi dan Mahasiswa
Melalui kegiatan Forum Group Discussion ini, Polres Ketapang berharap hubungan kemitraan dengan mahasiswa dapat terus terjalin dengan baik.
Dialog yang terbuka antara kepolisian dan mahasiswa diharapkan mampu menciptakan solusi bersama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial di masyarakat.
Kapolres Ketapang juga berharap mahasiswa dapat terus menjadi mitra strategis kepolisian dalam memberikan edukasi kepada masyarakat serta membantu menjaga stabilitas keamanan di daerah.
Dengan kerja sama yang baik antara kepolisian, mahasiswa, dan masyarakat, diharapkan Kabupaten Ketapang dapat terus menjadi wilayah yang aman, kondusif, serta mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.











