Aipda Hendra Jadi Khotib Jumat di Masjid Shirotul Jannah, Bahas Amal Jariyah dan Etika Bermedia Sosial

- Editor

Jumat, 10 April 2026 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Khutbah Jumat di Masjid Shirotul Jannah, Aipda Hendra Tekankan Amal Jariyah

Khutbah Jumat di Masjid Shirotul Jannah, Aipda Hendra Tekankan Amal Jariyah

Akarkata.com, Melawi, Kalbar – Suasana khusyuk dan penuh kekhidmatan menyelimuti pelaksanaan Sholat Jumat di Masjid Shirotul Jannah, Jumat (10/04/2026).

Pada kesempatan tersebut, personel Polres Melawi Polda Kalimantan Barat, Aipda Hendra, dipercaya menjadi khotib di hadapan para jamaah.

Dalam khutbahnya, Aipda Hendra menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang sarat makna.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengajak jamaah untuk merenungkan pentingnya amalan yang pahalanya tidak akan terputus meskipun seseorang telah meninggal dunia.

Selain membahas amal jariyah, Aipda Hendra juga menyoroti persoalan yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat saat ini, yakni penggunaan media sosial.

Menurutnya, di era digital seperti sekarang, masyarakat tidak hanya dituntut untuk rajin beribadah, tetapi juga harus bijak dan berhati-hati dalam menggunakan media sosial.

Khutbah yang disampaikan Aipda Hendra mendapat perhatian serius dari para jamaah karena dinilai sangat relevan dengan kondisi kehidupan modern saat ini.

Aipda Hendra Jelaskan Tiga Amalan yang Tak Pernah Terputus

Dalam khutbahnya, Aipda Hendra mengutip hadis Rasulullah SAW yang berbunyi:

“Apabila anak Adam meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara.”

Hadis tersebut kemudian dijelaskan secara rinci kepada jamaah.

Aipda Hendra mengatakan bahwa ada tiga amalan yang tetap memberikan pahala kepada seseorang meskipun ia telah meninggal dunia.

Ketiga amalan itu adalah sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa dari anak yang saleh.

Menurutnya, ketiga hal tersebut dikenal sebagai amal jariyah, yaitu amalan yang terus mengalir pahalanya selama manfaatnya masih dirasakan.

Ia mengajak para jamaah agar mulai mempersiapkan bekal akhirat sejak sekarang dengan memperbanyak amalan yang bermanfaat bagi orang lain.

Sedekah Jariyah Jadi Investasi Akhirat

Amalan pertama yang dijelaskan oleh Aipda Hendra adalah sedekah jariyah.

Baca Juga:  Patroli Dialogis Polsek Menjalin Edukasi Warga Tentang Bahaya Narkoba dan Judi Online

Ia menerangkan bahwa sedekah jariyah bukan sekadar memberikan bantuan sesaat, tetapi sedekah yang manfaatnya terus dirasakan dalam jangka panjang.

Contohnya adalah membangun masjid, membantu pembangunan sekolah, membuat sumur, menyediakan Al-Qur’an, atau memberikan fasilitas yang dapat digunakan masyarakat.

Menurut Aipda Hendra, selama sarana tersebut masih dipakai dan memberi manfaat, maka pahala bagi orang yang menyumbangkannya akan terus mengalir.

“Selama masjid itu digunakan untuk ibadah, selama sumur itu masih dipakai, selama Al-Qur’an itu dibaca, maka pahala akan terus mengalir kepada orang yang telah bersedekah,” ujar Aipda Hendra di hadapan jamaah.

Ia menambahkan, tidak harus menunggu kaya untuk melakukan sedekah jariyah.

Setiap orang dapat melakukannya sesuai kemampuan, mulai dari hal kecil yang bermanfaat bagi sesama.

Ilmu yang Bermanfaat Akan Terus Mengalir Pahalanya

Selain sedekah jariyah, Aipda Hendra juga menekankan pentingnya menyebarkan ilmu yang bermanfaat.

Ia menjelaskan bahwa ilmu yang diajarkan kepada orang lain dan kemudian diamalkan akan menjadi salah satu amalan yang tidak terputus.

Ilmu tersebut tidak hanya terbatas pada ilmu agama, tetapi juga ilmu dalam kehidupan sehari-hari yang membawa manfaat.

Misalnya, mengajarkan membaca Al-Qur’an, mengajarkan keterampilan, membimbing anak-anak, hingga memberikan nasihat yang baik.

Menurut Aipda Hendra, seseorang yang mau berbagi ilmu akan mendapatkan pahala setiap kali ilmu tersebut dipraktikkan oleh orang lain.

Karena itu, ia mengajak jamaah agar tidak pelit ilmu dan selalu berusaha menjadi pribadi yang bermanfaat.

“Jika kita mengajarkan sesuatu yang baik, lalu orang lain mengamalkannya, maka pahala itu akan terus mengalir kepada kita,” katanya.

Anak Saleh Menjadi Sumber Pahala bagi Orang Tua

Amalan ketiga yang dijelaskan Aipda Hendra adalah doa dari anak yang saleh.

Baca Juga:  Polsek Mandor Tingkatkan Patroli Malam, Antisipasi Gangguan Keamanan

Ia mengatakan bahwa anak yang baik dan selalu mendoakan kedua orang tuanya akan menjadi sumber pahala yang tidak terputus.

Karena itu, para orang tua memiliki tanggung jawab besar dalam mendidik anak agar tumbuh menjadi pribadi yang saleh, berakhlak, dan taat kepada agama.

Menurutnya, keberhasilan orang tua tidak hanya dilihat dari materi yang diwariskan, tetapi juga dari bagaimana mereka mampu mendidik anak menjadi pribadi yang baik.

Aipda Hendra mengingatkan bahwa doa anak kepada orang tua yang telah meninggal akan terus menjadi cahaya dan pahala bagi orang tua di alam kubur.

Oleh sebab itu, ia mengajak jamaah untuk lebih serius dalam mendidik anak-anak mereka.

Ingatkan Bahaya Membuka Aib di Media Sosial

Selain membahas amal jariyah, Aipda Hendra juga menyampaikan pesan penting terkait etika bermedia sosial.

Ia menilai bahwa penggunaan media sosial saat ini perlu mendapatkan perhatian serius karena banyak orang yang tanpa sadar melakukan perbuatan yang dapat menimbulkan dosa.

Dalam khutbahnya, ia mengingatkan para suami agar menjaga keluarga, khususnya istri dan anak-anak, dari perbuatan membuka aurat, mengumbar aib, atau menampilkan sesuatu yang tidak pantas di media sosial.

Menurutnya, perbuatan tersebut tidak hanya berdampak buruk di dunia, tetapi juga dapat menjadi dosa yang terus mengalir jika konten tersebut terus dilihat dan disebarluaskan.

“Perbuatan tersebut memiliki dosa besar, terlebih jika konten yang diposting terus tersebar dan dilihat banyak orang, maka dosanya bisa terus mengalir selama postingan itu masih ada,” tegas Aipda Hendra.

Ia menambahkan bahwa media sosial seharusnya digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat, seperti menyebarkan ilmu, motivasi, dakwah, dan informasi yang positif.

Sebaliknya, masyarakat harus menghindari perilaku yang dapat merusak moral, menimbulkan fitnah, atau membuka aib sendiri maupun orang lain.

Baca Juga:  Jumat Berbagi, Polres Sintang Salurkan Bantuan Konsumsi untuk Tim Pencarian Korban Tenggelam

Pesan Khotbah Dinilai Relevan dengan Kondisi Saat Ini

Khutbah yang disampaikan Aipda Hendra mendapat respons positif dari para jamaah.

Banyak jamaah menilai pesan yang disampaikan sangat relevan dengan kehidupan masyarakat saat ini, terutama di tengah maraknya penggunaan media sosial.

Para jamaah juga mengaku tersentuh dengan penjelasan mengenai amal jariyah dan pentingnya meninggalkan warisan kebaikan.

Dengan gaya penyampaian yang lugas, sederhana, dan mudah dipahami, Aipda Hendra berhasil mengajak jamaah untuk merenungkan kembali bagaimana mereka menjalani kehidupan sehari-hari.

Tidak sedikit jamaah yang berharap pesan seperti ini terus disampaikan agar masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga akhlak dan memperbanyak amal.

Ajak Masyarakat Lebih Bijak dan Peduli pada Akhirat

Di akhir khutbahnya, Aipda Hendra mengajak seluruh jamaah untuk lebih bijak dalam menjalani kehidupan.

Ia berharap masyarakat tidak hanya fokus pada urusan dunia, tetapi juga mulai mempersiapkan bekal akhirat.

Menurutnya, amal jariyah dan penggunaan media sosial yang baik adalah dua hal penting yang harus diperhatikan di era sekarang.

Dengan memperbanyak sedekah, berbagi ilmu, mendidik anak dengan baik, serta menggunakan media sosial secara bijak, seseorang dapat meninggalkan jejak kebaikan yang terus mengalir.

Melalui khutbah tersebut, Aipda Hendra berharap masyarakat dapat menjadi pribadi yang lebih peduli, lebih berhati-hati, dan lebih berorientasi pada kebaikan dunia maupun akhirat.

Berita Terkait

Polisi Mandor Sambangi SPBU, Warga Diedukasi Soal Keselamatan
Patroli Humanis Polsek Mandor Jadi Momen Ingatkan Warga Soal Curanmor
Patroli Malam Polsek Mandor Jadi Momen Bangun Kedekatan dengan Warga
Modus Lama Kembali Muncul, Polisi Minta Warga Jangan Berikan Data Pribadi
Jangan Mudah Tergiur! Polisi Edukasi Warga Soal Penipuan Berhadiah
Polsek Air Besar Ajak Warga Waspada dan Jaga Kerukunan Lingkungan
Polsek Menyuke Sambangi Warga dan Warung Saat Patroli Malam
Polisi Ingatkan Karyawan SPBU Waspada dan Jaga Pelayanan untuk Masyarakat
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Newest
Oldest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:51 WIB

Polisi Mandor Sambangi SPBU, Warga Diedukasi Soal Keselamatan

Selasa, 21 April 2026 - 20:46 WIB

Patroli Humanis Polsek Mandor Jadi Momen Ingatkan Warga Soal Curanmor

Selasa, 21 April 2026 - 20:40 WIB

Patroli Malam Polsek Mandor Jadi Momen Bangun Kedekatan dengan Warga

Selasa, 21 April 2026 - 20:35 WIB

Modus Lama Kembali Muncul, Polisi Minta Warga Jangan Berikan Data Pribadi

Selasa, 21 April 2026 - 20:30 WIB

Jangan Mudah Tergiur! Polisi Edukasi Warga Soal Penipuan Berhadiah

Selasa, 21 April 2026 - 20:17 WIB

Polsek Menyuke Sambangi Warga dan Warung Saat Patroli Malam

Selasa, 21 April 2026 - 20:11 WIB

Polisi Ingatkan Karyawan SPBU Waspada dan Jaga Pelayanan untuk Masyarakat

Selasa, 21 April 2026 - 20:06 WIB

Patroli Rutin Polsubsektor Jelimpo Pererat Hubungan Polisi dan Masyarakat

Berita Terbaru

0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x