Akarkata.com, Melawi, Kalbar — Dalam upaya memperkuat program ketahanan pangan nasional, Polsek Nanga Pinoh Polres Melawi melaksanakan kegiatan penanaman jagung hibrida pada Rabu pagi (22/4/2026).
Kegiatan ini berlangsung di lahan milik Kelompok Tani (Poktan) Kelawai Senja yang terletak di Dusun Tamang Raya, Desa Nanga Kelawai, Kecamatan Pinoh Selatan, Kabupaten Melawi.
Program penanaman ini dilaksanakan di atas lahan seluas kurang lebih 2 hektare dengan menggunakan metode tumpang sari pada tanaman kelapa sawit yang berusia sekitar 1,5 tahun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pola tanam ini dipilih sebagai strategi untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan tanpa mengganggu pertumbuhan tanaman utama, sekaligus meningkatkan nilai ekonomi lahan pertanian.
Melalui penerapan sistem tumpang sari, diharapkan petani dapat memperoleh hasil tambahan dari komoditas jagung hibrida, yang dikenal memiliki produktivitas tinggi serta ketahanan terhadap berbagai kondisi lingkungan.
Langkah ini menjadi salah satu solusi inovatif dalam meningkatkan efisiensi penggunaan lahan di wilayah pedesaan.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur lintas sektor yang menunjukkan kuatnya kolaborasi dalam mendukung sektor pertanian.
Camat Pinoh Selatan yang diwakili oleh Sekretaris Camat Wahyu Widodo, S.K.M, Kepala Desa Nanga Kelawai Sukri Rahman, Kasubsektor Pinoh Selatan Aiptu Taufik, Kasi Pemerintahan Kecamatan Pinoh Selatan Lilik, S.Pd, Bhabinkamtibmas Desa Nanga Kelawai Brigpol Oktavianus, Babinsa Sertu Indra Gunawan, Pendamping Desa Deni Sukarno, S.H., anggota Polsek Nanga Pinoh Bripka Heryanto dan Briptu M. Fikri, perangkat desa, serta Ketua Poktan Saide Sapri bersama anggota kelompok tani.
Kehadiran berbagai pihak ini mencerminkan adanya sinergi yang solid antara aparat kepolisian, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat dalam menyukseskan program strategis nasional di bidang ketahanan pangan.

Kerja sama lintas sektor ini menjadi faktor penting dalam mendorong keberhasilan program pertanian di daerah.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan penanaman dilakukan secara bersama-sama dengan semangat gotong royong.
Para peserta terlibat langsung dalam proses penyiapan lahan, penanaman bibit, hingga pengaturan pola tanam yang sesuai dengan sistem tumpang sari.
Hal ini menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan produktivitas pertanian secara berkelanjutan.

Pihak Polsek Nanga Pinoh menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program Pemerintah Republik Indonesia, khususnya dalam menjaga ketahanan pangan di tingkat daerah.
Selain menjalankan tugas pokok dalam menjaga keamanan dan ketertiban, Polri juga turut berperan aktif dalam kegiatan sosial dan pembangunan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memberikan dorongan kepada para petani untuk terus meningkatkan hasil produksi pertanian. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara aparat dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan yang berkelanjutan,” ujar salah satu personel di lokasi kegiatan.

Pemanfaatan lahan dengan sistem tumpang sari ini diharapkan tidak hanya meningkatkan hasil panen, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat, khususnya petani di Desa Nanga Kelawai.
Dengan hasil pertanian yang lebih optimal, kesejahteraan petani diharapkan turut meningkat.
Ke depan, Polsek Nanga Pinoh bersama stakeholder terkait berkomitmen untuk terus mendorong program-program pertanian produktif dan berkelanjutan.
Langkah ini menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas pangan serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat di Kabupaten Melawi.











