Akarkata.com, Ketapang, Kalbar – Dalam upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan perundungan, Bhabinkamtibmas Desa Muara Jekak Polsek Sandai, Briptu Fathoni Wahyu Legawa melaksanakan kegiatan sosialisasi tentang bahaya bullying di SDN 04 Sandai, Desa Muara Jekak, Kecamatan Sandai, Kabupaten Ketapang, Selasa (12/05/2026).
Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti oleh para siswa dan dewan guru dengan penuh antusias.
Dalam penyampaiannya, Briptu Fathoni Wahyu Legawa memberikan edukasi mengenai pengertian bullying, berbagai bentuk perundungan baik secara fisik maupun verbal, serta dampak negatif yang dapat memengaruhi mental dan perkembangan anak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain memberikan pemahaman tentang bahaya bullying, para siswa juga diajak menanamkan sikap saling menghormati, saling membantu, dan menjaga hubungan pertemanan yang sehat di lingkungan sekolah.
Briptu Fathoni Wahyu Legawa menekankan pentingnya keberanian siswa untuk melaporkan kepada guru maupun orang tua apabila mengalami atau melihat tindakan bullying di lingkungan sekolah.
Menurutnya, tindakan perundungan tidak boleh dianggap sebagai candaan biasa karena dapat memberikan dampak buruk terhadap korban, baik secara psikologis maupun sosial.

“Kami berharap para siswa dapat memahami bahwa bullying bukanlah tindakan yang benar maupun candaan biasa, karena dapat berdampak buruk bagi korban. Mari bersama-sama menciptakan sekolah yang aman, ramah, dan penuh rasa persaudaraan,” ujar Briptu Fathoni Wahyu Legawa.
Kegiatan edukasi tersebut menjadi bagian dari upaya preventif kepolisian dalam memberikan pembinaan kepada generasi muda agar memiliki karakter positif dan menjauhi perilaku negatif di lingkungan sekolah.
Sementara itu, Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR melalui Kapolsek Sandai IPDA Fransiscus Edwin Lie Worabay, S.Tr.K menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan dan perlindungan anak.

Menurut Kapolsek Sandai, keterlibatan kepolisian dalam kegiatan edukasi di sekolah sangat penting untuk membangun kesadaran sejak dini mengenai pentingnya menjaga perilaku dan menghormati sesama.
“Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam mencegah terjadinya perundungan di lingkungan sekolah. Kami mengajak seluruh pihak, baik guru, orang tua, maupun masyarakat untuk bersama-sama mengawasi dan membimbing anak-anak agar terhindar dari perilaku bullying,” ungkap IPDA Fransiscus Edwin Lie Worabay, S.Tr.K.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan tersebut dan mengaku sangat terbantu dengan adanya edukasi langsung dari pihak kepolisian mengenai bahaya bullying dan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang positif.
Para siswa juga tampak aktif mengikuti kegiatan dengan mengajukan berbagai pertanyaan serta berdiskusi mengenai cara menjaga hubungan baik dengan teman di sekolah.
Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, diharapkan para siswa semakin memahami pentingnya sikap saling menghargai dan mampu menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, serta kondusif di lingkungan sekolah.
Polsek Sandai juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan pembinaan dan edukasi kepada generasi muda sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan masyarakat yang aman dan harmonis.











