Akarkata.com, Ketapang, Kalbar – Komitmen mendukung program swasembada pangan nasional tahun 2026 terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor.
Kapolsek Manis Mata Polres Ketapang, IPTU Meinardus Yudiansyah, S.H., M.H., bersama personel Polsek Manis Mata menghadiri kegiatan panen perdana jagung hibrida yang digelar di lahan pertanian milik PT Denafa Borneo Lestari Utama (DBLU), Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Senin (19/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Panen perdana tersebut dilaksanakan di atas lahan seluas kurang lebih 5 hektare dan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat ketahanan serta kemandirian pangan daerah.
Program penanaman jagung hibrida ini dinilai strategis karena mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.

Kegiatan ini turut dihadiri Direktur PT DBLU H. Suwahno, Manager Umum PT DBLU M. Irfan, CDAM PT DBLU Alfianur, Kepala Desa Kemuning Zakaria, Penyuluh Pertanian Lapangan Kecamatan Manis Mata, serta kelompok tani binaan PT DBLU.
Dalam sambutannya, Kapolsek Manis Mata IPTU Meinardus Yudiansyah menyampaikan apresiasi kepada PT DBLU dan seluruh pihak yang telah berperan aktif mendukung program ketahanan pangan melalui pengelolaan pertanian jagung hibrida secara berkelanjutan.

Menurutnya, kolaborasi semacam ini sangat penting dalam menciptakan ketahanan pangan yang kuat dan berkesinambungan.
Sementara itu, Direktur PT DBLU H. Suwahno menegaskan bahwa program penanaman jagung hibrida akan terus dikembangkan sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung swasembada pangan nasional.
Ia juga menyatakan kesiapan PT DBLU untuk membantu desa-desa di sekitar wilayah operasional perusahaan dalam pengembangan sektor pertanian.
Di tempat terpisah, Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR, melalui Kapolsek Manis Mata menyampaikan bahwa keterlibatan dunia usaha dalam program ketahanan pangan merupakan contoh nyata sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta.
Ia berharap hasil panen jagung tersebut ke depan dapat didistribusikan secara optimal melalui kerja sama dengan Bulog, sehingga tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan lokal, tetapi juga berkontribusi dalam menjaga stabilitas pangan nasional.
Dengan terlaksananya panen perdana jagung hibrida ini, diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus berperan aktif dalam mendukung ketahanan pangan yang mandiri, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan bersama.
Update informasi Akarkata.com melalui Kanal Media Sosial Klik:











