Akarkata.com, Melawi – Komitmen mendukung ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai langkah konkret di daerah.
Salah satunya dilakukan Polres Melawi yang menyalurkan hasil panen jagung kering ke Bulog Sintang sebagai bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebanyak 10.289 kilogram jagung kering berhasil didorong ke Bulog Sintang pada Kamis (12/2/2026).
Pengiriman dilakukan menggunakan dua unit truk dinas kepolisian setelah seluruh hasil panen melalui proses pemipilan dan pengukuran kadar air sesuai standar penyimpanan.

Kapolres Polres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla menjelaskan bahwa distribusi jagung tersebut merupakan bentuk keseriusan kepolisian dalam mendukung program strategis pemerintah, khususnya swasembada pangan komoditas jagung.
Menurutnya, jagung yang dikirim telah memenuhi standar kualitas dengan kadar air berkisar antara 11,8 persen hingga 13 persen.

Kondisi tersebut memastikan hasil panen layak disimpan dan didistribusikan sebagai bagian dari cadangan pangan.
Ia menambahkan bahwa hasil panen berasal dari berbagai sumber yang dikelola secara kolaboratif.
Selain dari lahan yang berada di lingkungan kepolisian, produksi juga berasal dari lahan milik Dinas Sosial, jajaran polsek, serta kelompok tani yang menjadi binaan kepolisian.
Kolaborasi lintas sektor ini menunjukkan sinergi nyata antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan.
Tidak hanya berfokus pada panen, tetapi juga pada kesinambungan produksi pertanian.
Kapolres menegaskan bahwa lahan yang telah selesai dipanen langsung diolah kembali untuk persiapan masa tanam berikutnya.
Saat ini, proses penanaman ulang sedang berlangsung di sejumlah titik sebagai bagian dari target produksi kuartal pertama tahun 2026.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keberlanjutan program pertanian serta memastikan hasil produksi tetap optimal.
Upaya penanaman kembali juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam meningkatkan produktivitas dan stabilitas pasokan jagung.
Menurut AKBP Harris Batara Simbolon, keberlanjutan program menjadi prioritas utama.
Optimalisasi lahan, pengelolaan hasil panen, serta peningkatan produktivitas menjadi fokus agar kontribusi terhadap ketahanan pangan nasional dapat terus meningkat.
Melalui distribusi jagung ke Bulog Sintang dan kegiatan penanaman berkelanjutan, diharapkan upaya mendukung swasembada pangan dapat berjalan konsisten dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.











