Akarkata.com, Jayapura — Panglima Komando Daerah Militer XII/Tanjungpura (Pangdam XII/Tpr), Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito, melaksanakan kunjungan kehormatan ke Markas Kodam XVII/Cenderawasih di Kota Jayapura, Papua.
Pertemuan yang berlangsung pada Jumat ini menjadi momentum penting karena sekaligus menandai berakhirnya masa tugasnya sebagai Panglima Komando Operasi (Pangkoops) Swasembada.
Kedatangan jenderal bintang dua tersebut disambut langsung oleh Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Amrin Ibrahim.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terlihat saat keduanya berbincang di ruang kerja Pangdam Cenderawasih.
Pertemuan itu mencerminkan hubungan koordinatif yang solid di tubuh TNI Angkatan Darat, khususnya dalam menjalankan program strategis nasional di wilayah timur Indonesia.
Kunjungan Pangdam Tanjungpura ini bukan sekadar silaturahmi formal.
Agenda tersebut juga menjadi ajang perpisahan resmi setelah Mayjen TNI Novi Rubadi menyelesaikan tanggung jawabnya sebagai Pangkoops Swasembada.
Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada jajaran Kodam XVII/Cenderawasih atas dukungan operasional dan komunikasi yang selama ini terjalin dengan baik.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas di Papua tidak dapat dilepaskan dari kerja sama lintas satuan.
Kolaborasi antara komando kewilayahan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan nasional di daerah.
Program Koops Swasembada sendiri merupakan bagian dari kontribusi TNI Angkatan Darat dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Dalam pelaksanaannya, TNI tidak hanya berperan dalam aspek keamanan, tetapi juga membantu pemerintah daerah, kelompok tani, dan masyarakat untuk meningkatkan produksi pangan.
Pendekatan yang digunakan lebih bersifat teritorial, yakni melalui pendampingan masyarakat, optimalisasi lahan pertanian, hingga penyediaan sarana pendukung produksi.
Oleh sebab itu, koordinasi antar Kodam sangat dibutuhkan, terutama di wilayah Papua yang memiliki kondisi geografis kompleks.
Menurut Mayjen TNI Novi Rubadi, keberhasilan program tersebut tidak semata ditentukan oleh satu komando saja.
Dukungan masyarakat lokal serta pemerintah daerah menjadi komponen penting dalam implementasi di lapangan.
Karena itu, komunikasi yang baik dengan Kodam XVII/Cenderawasih dinilai sangat membantu kelancaran tugasnya selama menjabat.
Setelah mengakhiri tugas Koops Swasembada, ia akan kembali memusatkan perhatian pada tanggung jawabnya memimpin Kodam XII/Tanjungpura.
Fokusnya adalah meningkatkan kesiapsiagaan satuan, pembinaan teritorial, serta penguatan peran TNI dalam membantu pemerintah daerah di wilayah Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.
Sementara itu, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Amrin Ibrahim menyambut baik kunjungan tersebut.
Ia menilai koordinasi antar pimpinan Kodam sangat penting untuk menjaga stabilitas keamanan nasional, khususnya di kawasan timur Indonesia yang memiliki tantangan geografis dan sosial berbeda dibanding wilayah lain.
Pertemuan kedua perwira tinggi ini juga dimaknai sebagai simbol keberlanjutan kerja sama.
Walaupun terjadi pergantian tugas, komunikasi dan sinergi antar komando tetap harus berjalan demi mendukung pembangunan serta keamanan wilayah Papua.
Hubungan antar satuan TNI AD selama ini memang menjadi kunci dalam menjalankan berbagai program pemerintah, baik di bidang pertahanan maupun kesejahteraan masyarakat.
Melalui pendekatan teritorial, TNI berperan aktif dalam kegiatan sosial, pendidikan kebangsaan, hingga pendampingan sektor pertanian.
Kunjungan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa koordinasi antar Kodam tidak berhenti pada level administratif, tetapi juga diwujudkan dalam komunikasi langsung antar pimpinan.
Hal ini penting untuk memastikan setiap kebijakan dapat diimplementasikan secara efektif di lapangan.
Dengan berakhirnya masa tugas Pangkoops Swasembada, estafet kerja sama diharapkan tetap berlanjut.
TNI AD berkomitmen terus mendukung program pemerintah, terutama terkait ketahanan pangan dan stabilitas keamanan wilayah.
Silaturahmi antara Pangdam Tanjungpura dan Pangdam Cenderawasih menjadi penegas bahwa kolaborasi antar satuan militer tetap menjadi fondasi penting dalam menjaga keutuhan wilayah serta mendorong pembangunan nasional, khususnya di Papua.
(Pendam XII/Tpr)







