Akarkata.com, Keerom – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan Satgas Yonif 643/Wns, khususnya personel Pos Yamara, bersama masyarakat Kampung Yanemyo, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, Papua.
Mereka melanjutkan renovasi Masjid Nur Rahman yang sebelumnya terhenti cukup lama akibat keterbatasan anggaran, Kamis (5/2/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Renovasi masjid ini berawal dari informasi masyarakat kepada Satgas Yonif 643/Wns mengenai pembangunan rumah ibadah yang tertunda lebih dari satu tahun.
Menyikapi kondisi tersebut, personel TNI bersama warga setempat berinisiatif melanjutkan pekerjaan agar masjid dapat kembali difungsikan secara optimal.

Kegiatan renovasi dipimpin langsung oleh Danpos Yamara, Serka Dedi Januardi, bersama personel Satgas lainnya dan masyarakat sekitar.
Proses pengerjaan berlangsung sekitar satu setengah bulan dengan berbagai tahapan, mulai dari pemasangan plafon, keramik lantai, plester dan pengecatan dinding, pemasangan pintu serta jendela, hingga pemasangan kubah masjid.

Setelah renovasi selesai sepenuhnya, kegiatan dilanjutkan dengan peresmian Masjid Nur Rahman pada Kamis, 5 Februari 2026.
Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Dansatgas Yonif 643/Wns sebagai simbol selesainya pembangunan masjid.
Acara peresmian turut dihadiri Dankipur C Yonif 643/Wns, Ondoafi, masyarakat Kampung Yanemyo, serta sejumlah tamu undangan dari Kementerian Agama Kabupaten Keerom, Kepala Seksi Pendis Bimas Islam Kab. Keerom beserta staf, dan Kabid Bimas Islam Kanwil Kemenag Provinsi Papua beserta jajaran.
Dansatgas Yonif 643/Wns, Letkol Inf Adhi Sumarno, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran TNI di wilayah perbatasan Papua.
“Kehadiran Satgas tidak hanya menjaga kedaulatan dan memberikan rasa aman, tetapi juga membantu mengatasi kesulitan masyarakat di sekitar kami,” ujarnya.
Sementara itu, Edy Purwanto, salah satu warga Kampung Yanemyo, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Satgas Yonif 643/Wns.
Menurutnya, masjid memiliki peran penting tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat silaturahmi, kegiatan keagamaan, dan tempat belajar mengaji bagi anak-anak.
Kegiatan gotong royong ini semakin mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, sekaligus menghadirkan sarana ibadah yang layak dan nyaman bagi umat Islam di wilayah perbatasan Papua.
(Pendam XII/Tpr)
Update informasi Akarkata.com melalui Kanal Media Sosial Klik:











