Akarkata.com, Pontianak – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat melalui Satgas Preventif Operasi Liong Kapuas 2026 terus meningkatkan patroli dialogis di sejumlah pusat keramaian di Kota Pontianak, Sabtu (28/2/2026).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama rangkaian perayaan Imlek dan Cap Go Meh.
Patroli menyasar berbagai titik vital yang menjadi pusat aktivitas warga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kehadiran polisi di lokasi keramaian bertujuan memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan.
Sasar Kawasan Ekonomi dan Tempat Ibadah

Petugas melakukan pemantauan di beberapa lokasi penting, antara lain Pasar Hongkong, pusat perbelanjaan Ligo Mitra, serta kawasan sekitar Masjid Raya Mujahidin.
Patroli dipimpin Aiptu Fahrudin bersama empat personel lainnya, mereka menyisir area perdagangan, tempat ibadah, dan jalur lalu lintas yang ramai.
Pemilihan lokasi didasarkan pada tingginya mobilitas masyarakat di wilayah tersebut, terutama pada masa perayaan.
Pendekatan Dialogis kepada Masyarakat

Di kawasan pasar dan pusat belanja, petugas melakukan patroli berjalan kaki sambil berinteraksi langsung dengan pedagang dan pengunjung.
Melalui pendekatan dialogis, polisi memberikan imbauan keamanan.
Masyarakat diingatkan untuk menjaga barang pribadi dan waspada terhadap tindak kriminal seperti pencopetan, penipuan, maupun kejahatan jalanan lainnya.
Komunikasi langsung dinilai efektif karena warga dapat menyampaikan keluhan maupun informasi kepada aparat.
Monitoring di Masjid Raya Mujahidin

Selain pasar dan pusat belanja, pengamanan juga dilakukan di sekitar Masjid Raya Mujahidin.
Lokasi ini merupakan salah satu pusat aktivitas masyarakat dan berada di jalur utama kota.
Petugas memantau arus kendaraan serta aktivitas warga untuk mencegah kemacetan dan gangguan keamanan.
Pengamanan di tempat ibadah dilakukan agar masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang.
Upaya Preventif Kepolisian

Kasatgas Humas Operasi Liong Kapuas 2026 AKBP Priananto menjelaskan patroli merupakan bagian dari tindakan preventif dan edukatif.
Polisi tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga membangun komunikasi dengan masyarakat.
Kehadiran petugas di lapangan diharapkan membuat masyarakat merasa aman.
Pendekatan persuasif dilakukan agar warga memahami pentingnya menjaga keamanan bersama.
Berikan Pelayanan kepada Masyarakat

Polisi menegaskan patroli ini merupakan bentuk pelayanan publik.
Pengamanan tidak hanya ditujukan kepada warga yang merayakan hari besar, tetapi juga masyarakat yang menjalankan aktivitas sehari-hari.
Dengan pengawasan rutin, aktivitas perdagangan dan ibadah diharapkan berjalan lancar tanpa gangguan.
Peran Masyarakat Sangat Penting
Kepolisian juga mengajak masyarakat ikut berperan menjaga keamanan lingkungan.
Warga diminta segera melapor jika menemukan hal mencurigakan.
Kolaborasi antara aparat dan masyarakat dinilai menjadi kunci keberhasilan menjaga situasi kondusif.
Komitmen Jaga Kondusivitas Kota
Operasi Liong Kapuas akan terus dilakukan selama periode perayaan. Polda Kalbar menegaskan akan meningkatkan patroli di titik rawan.
Melalui pengamanan intensif, diharapkan Kota Pontianak tetap aman dan nyaman bagi seluruh warga.
Patroli dialogis ini menjadi bukti upaya kepolisian menjaga keamanan sekaligus membangun kedekatan dengan masyarakat.











