Akarkata.com, Singkawang – Menjelang puncak Festival Cap Go Meh 2026, Polda Kalimantan Barat bersama Polres Singkawang menggelar Tactical Wall Game (TWG) sebagai bagian dari pemantapan strategi pengamanan.
Kegiatan berlangsung di Aula SAR Polres Singkawang, Jalan Firdaus Rais II, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Senin (02/03/2026).
TWG pengamanan Cap Go Meh Singkawang dipimpin langsung oleh Wakapolda Kalbar Brigjen Pol. Hindarsono, S.I.K., S.H., M.Hum dan dihadiri para pejabat utama Polda Kalbar, Kapolres Singkawang, unsur TNI, serta perwakilan instansi terkait.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini bertujuan memastikan seluruh rangkaian Festival Cap Go Meh berjalan aman, tertib, dan kondusif mengingat Singkawang dikenal sebagai salah satu pusat perayaan Cap Go Meh terbesar di Indonesia.
Tekankan Rekayasa Lalu Lintas dan Survei Lapangan

Dalam arahannya, Brigjen Pol. Hindarsono menekankan pentingnya perencanaan matang, terutama dalam pengaturan arus lalu lintas untuk mencegah kemacetan total saat puncak acara.
Ia meminta seluruh jajaran melakukan survei lapangan sebelum pelaksanaan kegiatan guna memastikan setiap titik pengamanan telah dipetakan secara detail.
Selain itu, Wakapolda menegaskan perlunya pola pengamanan yang seragam di seluruh sektor, sehingga tidak terjadi perbedaan prosedur di lapangan.
Kesiapan kendaraan pemadam kebakaran dan ambulans juga menjadi perhatian utama, terutama pada titik strategis dengan akses cepat menuju rumah sakit rujukan.
Sterilisasi Jalur VVIP dan VIP

Mengantisipasi kehadiran tamu VVIP dan VIP, jalur khusus diminta steril dari penonton maupun kendaraan umum.
Panitia diketahui mengundang pimpinan lembaga tinggi negara, sejumlah menteri, serta delegasi dari Republik Rakyat Tiongkok dan Malaysia.
Pengamanan berlapis akan diterapkan guna memastikan kelancaran mobilitas para tamu penting tersebut.
782 Personel Disiagakan dalam Tiga Ring Pengamanan
Kabag Ops Polres Singkawang Kompol Eko Andi Sutejo memaparkan bahwa sebanyak 782 personel akan diterjunkan dalam pengamanan.
Personel tersebut dibagi dalam tiga ring:
• Ring 1: 98 personel di panggung kehormatan VVIP dan VIP
• Ring 2: 175 personel di area penonton
• Ring 3: 509 personel di jalur dan akses lalu lintas
Selain itu, pemetaan rute pawai, lokasi kantong parkir, serta rekayasa arus kendaraan dari arah Pontianak, Sambas, dan Bengkayang turut dijelaskan secara rinci.
Rangkaian Kegiatan Budaya dan Ritual Tatung
Kasat Intelkam Polres Singkawang AKP Srinanto menyampaikan bahwa cuaca pada 2–3 Maret 2026 diperkirakan relatif cerah, sehingga mendukung pelaksanaan kegiatan.
Rangkaian acara meliputi festival kuliner di Jalan Niaga, expo UMKM dan seni budaya di Lapangan Kridasana, serta ritual tolak bala atau cuci jalan oleh para tatung ke sejumlah vihara dan kelenteng.
Puncak pawai akan dimulai dari depan Kantor Wali Kota Singkawang dan melintasi sejumlah ruas jalan protokol hingga finis di Jalan Sejahtera, dengan jumlah peserta mencapai 734 orang.
Kegiatan serupa juga digelar di Kecamatan Singkawang Timur, dipusatkan di Vihara Sui Tet Sen Kiun.
Antisipasi Potensi Kerawanan
Dalam TWG, berbagai potensi gangguan turut dibahas, mulai dari kepadatan massa, kemacetan, hingga isu provokasi di media sosial.
Pengamanan akan dilakukan secara humanis namun tetap tegas.
Koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar respons cepat dapat dilakukan jika terjadi situasi darurat.
Selain pengamanan fisik, pemantauan media sosial juga akan dilakukan untuk mencegah penyebaran informasi hoaks yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas.
Komitmen Pengamanan Profesional dan Humanis
Seluruh unsur pengamanan berkomitmen melaksanakan tugas secara profesional sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Pendekatan humanis diutamakan guna menjaga suasana perayaan tetap meriah dan nyaman bagi masyarakat.
Melalui TWG pengamanan Cap Go Meh Singkawang ini, Polda Kalbar dan Polres Singkawang berharap perayaan budaya tahunan tersebut berlangsung aman, tertib, dan membawa citra positif bagi Kota Singkawang sebagai destinasi wisata budaya nasional.







