Akarkata.com, Air Besar, Landak — Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1447 H, jajaran Polsek Air Besar Polres Landak Polda Kalimantan Barat meningkatkan kegiatan sambang dan patroli dialogis guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama kasus pencurian rumah kosong yang ditinggal mudik.
Kegiatan tersebut terlihat pada Kamis (19/03/2026), ketika anggota kepolisian menyambangi warga yang sedang beristirahat di sebuah warung di wilayah Kecamatan Air Besar, Kabupaten Landak.
Dalam suasana santai dan penuh keakraban, petugas berdialog langsung dengan masyarakat sekaligus menyampaikan imbauan penting terkait keamanan lingkungan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kejahatan Cenderung Meningkat Saat Mudik Lebaran
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Air Besar IPDA Dedi Iskandar menjelaskan bahwa periode menjelang Lebaran merupakan waktu yang rawan terhadap tindak kriminalitas.
Banyaknya warga yang bepergian ke kampung halaman membuat sejumlah rumah dalam keadaan kosong, sehingga berpotensi menjadi sasaran pelaku kejahatan.
“Menjelang Lebaran, kami mengimbau kepada masyarakat yang akan mudik agar memastikan kondisi rumah benar-benar aman sebelum ditinggalkan,” ujar Kapolsek.
Ia menekankan pentingnya langkah pencegahan sederhana namun efektif, seperti memastikan seluruh pintu dan jendela terkunci rapat, mematikan peralatan listrik yang tidak diperlukan, serta menitipkan rumah kepada tetangga atau keluarga terdekat.
Polisi Ajak Warga Aktif Jaga Lingkungan
Selain memberikan imbauan kepada pemilik rumah yang akan mudik, petugas juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Sistem keamanan lingkungan (siskamling) dan ronda malam dinilai sangat efektif dalam mencegah tindak kejahatan.
Kapolsek Air Besar IPDA Dedi Iskandar menegaskan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
“Kami mengajak warga untuk saling menjaga, meningkatkan ronda malam, serta segera melaporkan apabila ada orang atau aktivitas yang mencurigakan di lingkungan tempat tinggal,” tambahnya.
Pendekatan Humanis Perkuat Kepercayaan Publik
Kegiatan sambang dialogis yang dilakukan dengan pendekatan humanis ini juga bertujuan mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat.
Dengan komunikasi langsung, aparat dapat mengetahui kondisi riil di lapangan sekaligus memberikan rasa aman kepada warga.
Warga yang ditemui menyambut positif kehadiran polisi.
Mereka merasa lebih tenang karena aparat tidak hanya melakukan pengawasan, tetapi juga memberikan edukasi mengenai langkah-langkah pencegahan kejahatan.
Kebersamaan Jadi Kunci Keamanan
Kapolsek Air Besar kembali mengingatkan bahwa sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat merupakan faktor utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif, khususnya selama musim mudik Lebaran.
“Kebersamaan dan kepedulian antarwarga menjadi kunci utama. Jika semua pihak berperan aktif, potensi gangguan kamtibmas dapat diminimalisir,” pungkasnya.
Dengan meningkatnya kegiatan sambang dan patroli dialogis, diharapkan masyarakat dapat menjalani mudik dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap keamanan rumah yang ditinggalkan.







