Akarkata.com, Pontianak – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2577 dan Cap Go Meh tahun 2026, jajaran Polda Kalimantan Barat menggelar simulasi Tactical Floor Game (TFG) sebagai langkah strategis mematangkan kesiapan pengamanan, khususnya pada kegiatan Pawai Obor yang menjadi pusat perhatian masyarakat di Pontianak.
Simulasi tersebut dilaksanakan di Aula Polresta Pontianak pada Senin (16/2), sebagai bagian dari rangkaian persiapan pengamanan terpadu guna memastikan seluruh agenda perayaan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan TFG dipimpin oleh Kombes Pol Marsdianto selaku Karoops Polda Kalbar, didampingi Kombes Pol I Made Ary Pradana serta sejumlah pejabat utama lainnya.
Turut hadir Kombes Pol Endang Tri Purwanto selaku Kapolresta Pontianak dan penanggung jawab wilayah hukum Kota Pontianak.

Melalui simulasi berbasis peta tersebut, seluruh personel diajak mengidentifikasi titik-titik rawan kemacetan maupun potensi gangguan kamtibmas di sepanjang rute kegiatan.
Dengan pendekatan ini, setiap petugas diharapkan memahami secara rinci posisi, peran, dan tanggung jawabnya pada saat pelaksanaan pengamanan di lapangan.

Dalam arahannya, Kapolresta Pontianak menegaskan bahwa Tactical Floor Game bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan instrumen strategis untuk menyamakan pola pikir dan pola tindak seluruh personel pengamanan.
Ia menekankan pentingnya pemahaman detail terkait rute pawai, lokasi berkumpul, hingga area ibadah.

Pengamanan juga diarahkan mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif, namun tetap tegas serta terukur.
Selain itu, ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektoral antara Polri, TNI, pemerintah daerah, Satpol PP, serta masyarakat untuk menjamin kelancaran seluruh rangkaian perayaan.
Sementara itu, Kasatgas Humas Operasi Liong Kapuas AKBP Prinanto menyampaikan bahwa simulasi ini bertujuan menyatukan persepsi sekaligus memastikan kesiapan seluruh satuan tugas dan pemangku kepentingan terkait dalam pengamanan terpadu.
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi efektif kepada masyarakat sebagai kunci keberhasilan pengamanan.
Pihaknya memastikan jajaran humas bersama insan media siap menyampaikan informasi terkini, akurat, dan faktual, termasuk rekayasa lalu lintas serta jalur alternatif selama Pawai Obor berlangsung.
Selain menjamin kelancaran arus lalu lintas, aparat juga berkomitmen memberikan rasa aman bagi umat Tionghoa yang melaksanakan ibadah.
Pengamanan maksimal diharapkan mampu mendukung pelaksanaan Cap Go Meh sebagai agenda budaya sekaligus daya tarik wisata yang berlangsung tertib, aman, dan nyaman.
Dengan persiapan matang melalui Tactical Floor Game, diharapkan seluruh rangkaian perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Pontianak dapat berjalan lancar serta memberikan pengalaman yang aman dan kondusif bagi masyarakat maupun wisatawan.











