Akarkata.com, Ketapang – Dalam rangka memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan pengamanan malam takbiran di wilayah Kota Ketapang, Jumat (20/03/2026).
Kegiatan pengamanan ini merupakan bagian dari upaya terpadu aparat keamanan dan pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas wilayah pada momentum penting umat Muslim.
Malam takbiran dikenal sebagai waktu dengan mobilitas masyarakat yang meningkat signifikan, baik untuk kegiatan ibadah maupun tradisi perayaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ikuti Arahan Kapolri Melalui Zoom Meeting Nasional

Sebelum turun langsung ke lapangan, Kapolres Ketapang bersama unsur Forkopimda, termasuk Bupati Ketapang, mengikuti Zoom Meeting bersama Kapolri.
Pertemuan virtual tersebut membahas kondisi kamtibmas secara nasional menjelang Idul Fitri serta kesiapan seluruh jajaran dalam mengamankan malam takbiran dan hari raya.
Kapolri dalam arahannya menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder terkait.
Sinergi ini dinilai sebagai kunci utama dalam menjaga keamanan wilayah di tengah tingginya aktivitas masyarakat.
Selain itu, aparat diminta untuk mengedepankan pendekatan humanis serta pelayanan maksimal kepada masyarakat, sejalan dengan semangat Operasi Ketupat Kapuas 2026 yang berfokus pada perlindungan dan kenyamanan publik selama periode Lebaran.
Pengamanan Terpadu di Titik Strategis Kota Ketapang

Usai mengikuti rapat koordinasi nasional tersebut, Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris bersama Forkopimda langsung melakukan patroli dan pemantauan di sejumlah lokasi strategis.
Pengamanan difokuskan pada pusat keramaian, jalur lalu lintas utama, kawasan perbelanjaan, serta titik kegiatan masyarakat.
Personel gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, dan instansi terkait disiagakan untuk memastikan perayaan malam takbiran berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Kehadiran aparat di lapangan juga bertujuan memberikan rasa aman sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan.
Selain patroli kendaraan, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan akibat konvoi kendaraan atau kerumunan massa yang kerap terjadi pada malam takbiran.
Antisipasi Konvoi dan Gangguan Ketertiban Umum

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan skema pengamanan komprehensif guna menghadapi berbagai potensi risiko.
Salah satu perhatian utama adalah konvoi kendaraan yang dapat mengganggu kelancaran lalu lintas dan keselamatan pengguna jalan lainnya.
“Personel telah kami ploting di titik rawan untuk mengantisipasi kemacetan, konvoi kendaraan, maupun potensi gangguan ketertiban umum lainnya,” jelasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar merayakan malam takbiran secara tertib dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
Menurutnya, takbiran sebaiknya dilakukan dengan penuh kekhusyukan dan rasa syukur.
Sinergitas TNI–Polri dan Pemerintah Daerah
Pengamanan malam takbiran di Ketapang menunjukkan soliditas hubungan antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah.
Kolaborasi ini dinilai sangat penting untuk menjaga stabilitas keamanan, terutama pada momen besar keagamaan yang melibatkan partisipasi masyarakat luas.
Forkopimda Kabupaten Ketapang turut berperan aktif dalam memastikan seluruh kebijakan pengamanan berjalan efektif di lapangan.
Koordinasi yang baik antarinstansi memungkinkan respons cepat terhadap setiap situasi yang berkembang.
Kapolres menegaskan bahwa keamanan wilayah bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga membutuhkan partisipasi masyarakat.
“Dengan sinergi yang kuat antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, kami optimistis situasi Ketapang tetap aman dan kondusif selama malam takbiran hingga Hari Raya Idul Fitri,” ujarnya.
Harapan Masyarakat Rayakan Lebaran dengan Aman
Kehadiran aparat keamanan di berbagai titik strategis mendapat respons positif dari masyarakat.
Warga merasa lebih tenang menjalankan aktivitas ibadah dan perayaan karena adanya jaminan keamanan dari petugas.
Pengamanan terpadu ini diharapkan mampu menciptakan suasana yang kondusif sehingga masyarakat dapat merayakan malam takbiran dengan penuh khidmat, kebahagiaan, dan rasa aman.
Selain menjaga keamanan, aparat juga mengedepankan pendekatan persuasif dengan memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan keselamatan bersama.
Momentum Idul Fitri menjadi kesempatan penting untuk mempererat persaudaraan dan kebersamaan.
Oleh karena itu, stabilitas keamanan menjadi faktor utama agar seluruh rangkaian perayaan dapat berjalan lancar tanpa gangguan.
Dengan kesiapsiagaan personel gabungan serta dukungan masyarakat, Kabupaten Ketapang diharapkan tetap berada dalam kondisi aman dan terkendali hingga seluruh rangkaian perayaan Idul Fitri 1447 H selesai.











