Akarkata.com, Ngabang, Landak – Kelompok Tani (Poktan) Pengiri Hati berhasil melaksanakan panen jagung manis di lahan demplot yang berada di Dusun Munggu Lumut, Desa Kayuara, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak, pada Selasa, 21 April 2026.
Panen tersebut menjadi salah satu bentuk nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan yang terus digalakkan pemerintah.
Keberhasilan panen ini juga menunjukkan bahwa lahan pertanian yang dikelola secara optimal mampu memberikan hasil yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus meningkatkan produktivitas di wilayah pedesaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan panen dimulai sejak pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB di atas lahan seluas kurang lebih 0,5 hektare.
Meski berada di lahan yang tidak terlalu luas, hasil panen yang diperoleh terbilang cukup memuaskan.
Dari lahan demplot tersebut, Poktan Pengiri Hati berhasil memanen sekitar 400 kilogram jagung manis.
Hasil panen kemudian dipasarkan ke SPPG Jelimpo dan sebagian lainnya dijual kepada masyarakat sekitar guna memenuhi kebutuhan pangan lokal.

Keberhasilan panen ini tidak lepas dari kerja sama antara kelompok tani dengan aparat kepolisian yang terus memberikan pendampingan.
Dalam kegiatan tersebut, hadir anggota Poktan Pengiri Hati bersama Bintara Polsubsektor Jelimpo, Bripka Bayu Friatna, yang ikut membantu sekaligus memberikan dukungan selama proses panen berlangsung.
Kehadiran Bripka Bayu Friatna di tengah para petani menjadi bentuk sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung sektor pertanian.
Selain membantu di lapangan, kehadiran aparat kepolisian juga memberikan motivasi kepada petani agar terus memanfaatkan lahan yang tersedia secara produktif.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K melalui Kapolsek Ngabang AKP Zuanda, S.H menyampaikan bahwa kegiatan demplot pertanian tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program pemerintah, khususnya program Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Menurut AKP Zuanda, S.H., pembuatan lahan demplot bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus membantu memenuhi kebutuhan SPPG terdekat.
“Pembuatan demplot ini bertujuan untuk mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta mensupport kebutuhan SPPG terdekat,” ujar AKP Zuanda, S.H.
Ia menambahkan, keberhasilan panen jagung manis tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk memanfaatkan lahan kosong yang ada di sekitar lingkungan mereka.
“Panen jagung ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk mengelola lahan yang ada guna mendukung pertanian berkelanjutan,” lanjutnya.
AKP Zuanda, S.H. menilai bahwa sektor pertanian memiliki peranan penting dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tidak membiarkan lahan kosong terbengkalai, tetapi mengelolanya menjadi lahan produktif yang dapat menghasilkan nilai ekonomi.
Selain itu, Kapolsek Ngabang juga menekankan kepada para Bintara Penggerak Ketahanan Pangan agar terus menjalin koordinasi dan sinergi dengan berbagai pihak, baik pemerintah desa, kelompok tani, penyuluh pertanian, maupun instansi terkait lainnya.
“Kami perintahkan para Bintara Penggerak Ketahanan Pangan untuk selalu berkoordinasi dengan instansi terkait dalam mendukung program ketahanan pangan di wilayah,” tegasnya.
Sinergi lintas sektor dinilai sangat penting agar program ketahanan pangan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Dengan adanya koordinasi yang baik, berbagai kendala di lapangan seperti kebutuhan bibit, pupuk, hingga pemasaran hasil panen dapat diatasi secara bersama-sama.
Keberhasilan panen jagung manis sebanyak 400 kilogram di Desa Kayuara ini diharapkan menjadi contoh positif bagi wilayah lain di Kabupaten Landak.
Jika semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan lahan kosong menjadi lahan pertanian, maka ketahanan pangan daerah akan semakin kuat dan kesejahteraan masyarakat pun ikut meningkat.
Melalui kegiatan demplot pertanian seperti ini, Polri bersama masyarakat menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sektor pertanian.
Tidak hanya menjaga keamanan, aparat kepolisian juga hadir untuk membantu masyarakat mewujudkan kemandirian pangan di wilayah Kabupaten Landak.











