Akarkata.com, Sambas, Kalbar – Komando Distrik Militer (Kodim) 1208/Sambas melaksanakan kegiatan Kesegaran Jasmani (Garjas) Usul Kenaikan Pangkat (UKP) dan Garjas Periodik I Tahun 2026 bagi seluruh prajurit.
Kegiatan tersebut digelar di Markas Kodim 1208/Sambas, Jalan Tabrani, Desa Kumbang, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Rabu (22/04/2026).
Pelaksanaan Garjas ini menjadi bagian penting dari program rutin TNI Angkatan Darat untuk mengukur tingkat kebugaran fisik personel.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, Garjas UKP juga merupakan salah satu syarat utama bagi prajurit yang akan diusulkan kenaikan pangkat.
Dengan adanya kegiatan ini, Kodim 1208/Sambas berharap seluruh prajurit memiliki kondisi fisik yang prima sehingga mampu melaksanakan tugas kewilayahan secara optimal.
Garjas Jadi Tolok Ukur Kesiapan Prajurit

Kesegaran jasmani merupakan salah satu unsur utama yang harus dimiliki oleh setiap prajurit TNI AD.
Prajurit yang memiliki fisik kuat akan lebih siap dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan, terutama di wilayah binaan yang memiliki medan beragam.
Karena itu, Kodim 1208/Sambas secara rutin melaksanakan Garjas UKP dan Garjas Periodik untuk mengetahui sejauh mana tingkat kebugaran prajurit.
Garjas Periodik menjadi tolok ukur keberhasilan pembinaan fisik yang telah dilakukan oleh satuan selama satu semester terakhir.
Sementara itu, Garjas UKP digunakan sebagai syarat administrasi bagi personel yang akan naik pangkat.
Komandan Kodim 1208/Sambas melalui Perwira Seksi Personalia (Pasi Pers) Kodim 1208/Sambas, Kapten Inf Siswanto, menegaskan bahwa kegiatan ini harus diikuti dengan sungguh-sungguh.
“Kegiatan ini bukan hanya sebagai syarat administrasi kenaikan pangkat, tetapi juga untuk menjaga kondisi fisik prajurit agar tetap prima dan siap menghadapi berbagai tugas di lapangan,” ujar Kapten Inf Siswanto.
Menurutnya, prajurit yang sehat dan bugar akan mampu bekerja lebih optimal serta lebih siap menghadapi tantangan tugas kewilayahan.
Seluruh Peserta Wajib Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Sebelum mengikuti rangkaian tes Garjas, seluruh peserta diwajibkan menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu.
Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap prajurit dalam kondisi sehat dan layak mengikuti aktivitas fisik dengan intensitas tinggi.
Tim kesehatan memeriksa tekanan darah, denyut nadi, serta kondisi tubuh peserta secara umum.
Langkah tersebut dilakukan guna menghindari terjadinya gangguan kesehatan atau risiko cedera selama pelaksanaan Garjas berlangsung.
Kodim 1208/Sambas menegaskan bahwa faktor keamanan dan keselamatan menjadi prioritas utama dalam kegiatan ini.
Apabila terdapat peserta yang dinilai belum siap secara medis, maka personel tersebut tidak diperkenankan mengikuti tes hingga kondisi kesehatannya benar-benar pulih.
Selain pemeriksaan awal, tim kesehatan juga tetap disiagakan selama kegiatan berlangsung untuk memberikan penanganan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan.
Materi Garjas Meliputi Lari hingga Shuttle Run

Dalam pelaksanaan Garjas UKP dan Garjas Periodik I Tahun 2026, para prajurit Kodim 1208/Sambas mengikuti beberapa materi tes fisik.
Tes tersebut dibagi menjadi dua kategori, yaitu Samapta A dan Samapta B.
Samapta A berupa lari selama 12 menit. Tes ini bertujuan untuk mengukur daya tahan fisik dan kemampuan jantung serta paru-paru peserta.

Sementara itu, Samapta B terdiri dari:
• Pull up
• Sit up
• Push up
•Shuttle run
Masing-masing materi dilakukan sesuai standar waktu yang telah ditentukan.
Pull up bertujuan mengukur kekuatan otot lengan dan bahu, sedangkan sit up dan push up digunakan untuk menilai kekuatan otot perut dan tubuh bagian atas.

Adapun shuttle run bertujuan mengukur kelincahan dan kecepatan gerak prajurit.
Seluruh rangkaian tes dilakukan di bawah pengawasan panitia agar hasil yang diperoleh benar-benar objektif dan sesuai standar yang ditetapkan oleh TNI AD.
Tim Kesehatan Disiagakan Selama Kegiatan

Untuk memastikan kegiatan berlangsung aman, Kodim 1208/Sambas bekerja sama dengan tim kesehatan dari puskesmas terdekat dan Kesyah Singkawang.
Petugas medis disiagakan di lokasi pelaksanaan Garjas selama kegiatan berlangsung.
Keberadaan tim kesehatan tersebut menjadi langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya gangguan kesehatan, seperti kelelahan, cedera, atau kondisi medis lainnya.
Selain itu, panitia juga menyediakan waktu istirahat yang cukup bagi peserta sebelum melanjutkan ke materi tes berikutnya.
Dengan pengawasan yang ketat dan dukungan tim medis, pelaksanaan Garjas dapat berjalan aman dan lancar.
Kapten Inf Siswanto menegaskan bahwa meskipun peserta dituntut menunjukkan kemampuan terbaik, faktor keselamatan tetap harus diutamakan.
Prajurit Kodim 1208/Sambas Tunjukkan Semangat Tinggi

Selama kegiatan berlangsung, para prajurit Kodim 1208/Sambas tampak antusias dan bersemangat mengikuti setiap tahapan tes.
Mereka berusaha memberikan kemampuan terbaik agar memperoleh nilai yang memenuhi standar.
Semangat tersebut menunjukkan bahwa prajurit menyadari pentingnya menjaga kondisi fisik dalam menunjang tugas.
Selain menjadi syarat kenaikan pangkat, Garjas juga menjadi sarana untuk membentuk mental dan kedisiplinan prajurit.
Melalui kegiatan ini, prajurit diharapkan semakin termotivasi untuk rutin berolahraga dan menjaga pola hidup sehat.
Dengan fisik yang prima, prajurit akan lebih siap menjalankan tugas pembinaan teritorial, membantu masyarakat, serta menjaga keamanan wilayah binaan.
Profesionalisme Prajurit Harus Didukung Fisik Prima
Kodim 1208/Sambas menilai bahwa profesionalisme seorang prajurit tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis dan kedisiplinan, tetapi juga oleh kondisi fisik yang kuat.
Di tengah tuntutan tugas yang semakin kompleks, prajurit TNI AD dituntut memiliki kesiapan fisik dan mental yang baik.
Karena itu, pelaksanaan Garjas UKP dan Garjas Periodik I Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kemampuan diri.
Dengan tubuh yang sehat, mental yang tangguh, dan kemampuan fisik yang terjaga, prajurit Kodim 1208/Sambas diharapkan mampu melaksanakan tugas secara optimal demi mendukung keamanan dan ketahanan wilayah di Kabupaten Sambas.











